Jumat, 5 Juni 2026

Soal Pariwisata dan Kebudayaan Majalengka, Paslon Karna-Koko Janjikan Investor Asing Tingkatkan Sumber PAD

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Jumat, 15 November 2024 | 22:00 WIB
Calon Wakil Bupati nomor urut dua Koko Suyoko saat debat terbuka
Calon Wakil Bupati nomor urut dua Koko Suyoko saat debat terbuka

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dalam segmen dua tanya jawab bagi para calon wakil Bupati pertanyaan soal peningkatan kualitas pariwasata dan kebudayaan di wilayah Kabupaten Majalengka.

Calon Wakil Bupati nomor urut dua Koko Suyoko dalam paparannya menyatakan bahwa dirinya berjanji akan meningkatkan kualitas pariwisata dan kebudayaan yang dimiliki oleh Kabupaten Majalengka dalam mendongkrak kunjungan wisatawan baik lokal maupun internasional.

Salah satu contoh yang dijanjikan oleh Paslon No dua itu, pihaknya akan membawa investor luar negeri untuk membangun kerjasama dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan fasilitas bagi pariwisata dan kebudayaan yang dimiliki Kota angin itu.

"Beberapa bulan lalu saya sudah berkeliling dan bertemu dengan para pelaku wisata dan budaya di Majalengka, untuk bagaimana pariwisata dan budaya kita mampu menarik perhatian wisatawan nasional maupun internasional," ungkap Koko Suyoko, Jumat (15/11/2024).

Kelahiran asli Majalengka itu, memandang potensi yang sangat besar dimiliki Majalengka untuk bisa terbang lebih tinggi sektor industri pariwisata dan kebudayaan.

Dengan harapan, Sektor industri pariwisata dan kebudayaan mampu memberikan kontribusi nyata terhadap pendapatan asli daerah.

"Dengan hadirnya Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) adalah anugerah tersendiri bagi Majalengka, sehingga ini harus menjadi perhatian serius. Maka, adanya kerjasama dengan negara Jepang nanti, mampu mendongkrak pariwisata kita jadi lebih baik," ujarnya.

Terkait pengelolaan industri pariwisata sendiri, yang dalam pelaksanaannya masih dikelola antara pemerintah desa, milik sendiri dan juga kolaborasi dengan pemerintah daerah.

Dalam menjawab hal itu, Koko berkomitmen akan melakukan upaya kordinasi dengan stakeholder terkait, sehingga tercipta kawasan industri pariwisata Kabupaten Majalengka yang lebih baik.

"Tidak semua tempat pariwisata itu milik Pemdes, ada juga yang milik pribadi juga pihak lainnya, seperti TNGC."

"Artinya kita akan kordinasi dengan semua leading sektor terkait sehingga industri pariwisata kita lebih baik," tandasnya.(Defri Arfiansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini

Musancab PDIP, Target Kembalikan 15 Kursi Dewan

Minggu, 10 Mei 2026 | 18:39 WIB