Jumat, 24 Juli 2026

Dana Investasi Hampir Rp 150 Milyar, Eman Suherman Dorong Pemkab Majalengka Bangun Pasar Cigasong

Photo Author
Nurjayakbe, Nawacita Post
- Jumat, 27 September 2024 | 13:11 WIB
pasangan nomor urut satu Eman Suherman dan Dena Muhammad Ramdhan melakukan cara Blusukan ke Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka.
pasangan nomor urut satu Eman Suherman dan Dena Muhammad Ramdhan melakukan cara Blusukan ke Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka.

Majalengka, NAWACITAPOST.COM - Dihari ke tiga masa kampanye, pasangan nomor urut satu Eman Suherman dan Dena Muhammad Ramdhan melakukan cara Blusukan ke Pasar Sindangkasih Cigasong Kabupaten Majalengka.

Ditengah kampanye nya, Eman mendapati pasar yang sangat memprihatikan kondisinya serta banyak keluhan para pedagang.

"Hari ini saya berkunjung ke pasar Sindangkasih. Dan ternyata, Masya Allah, sebuah keprihatinan yang terjadi ketika melihat kondisi pasar yang sangat memprihatinkan," ujar Eman Suherman, Jumat (27/09/2024).

Keluhan yang hampir dirasakan semua pedagang, dirinya mengaku sangat prihatin dan akan memperjuangkan nasib mereka di pasar Cigasong tersebut.

"Apa yang terbayang di benak kita? Bagaimana masyarakat akan datang ke pasar kalau kondisi pasarnya sangat menakutkan. Orang tidak akan tertarik ke pasar karena pasarnya kumuh. Bukan kumuh saja.
Rasa was-was, ketakutan masyarakat pasti akan timbul. Oleh karena itu, kami bersepakat dengan Pak Dewan tentang persoalan pasar Sindangkasih," Ungkapnya.

Kendati demikian, persoalan kasus pembangunan pasar Cigasong masih belum selesai. Eman Suherman berharap semua stakeholder dapat melihat keprihatinan pedagang yang dirasakan sampai saat ini.

"Memang hari ini, mungkin teman-teman paham, belum selesai, belum tuntas. Tapi biarkanlah persoalan itu. Jangan sampai menjadi korban masyarakat pasar begitu lama dan sampai jauh," ucapnya.

"Urusan persoalan pasar yang ada masalah, biarkan. Tapi bagaimana kita harus bisa mengantisipasi. Karena, Pak, mereka tadi begitu banyak mengatakan, Pak, saya ini kalau tidak berdagang, tidak ada tempat usaha," ungkapnya.

Hal tersebut, Calon Bupati Majalengka Nomor urut satu mendorong pemerintah daerah untuk secepatnya mengambil langkah soal pasar Cigasong.

"Pemerintah harus hadir. Ada dua pola untuk pembangunan pasar. Satu, bantuan pemerintah.
Yang kedua, dari kerjasama dengan pihak ketiga. Seperti dulu, mau kerjasama dengan pihak ketiga. Karena memang biayanya cukup besar," jelasnya.

Masih dikatakan Eman, dirinya mengaku sebelum mengikuti kontestasi Pilkada, pernah melakukan upaya mengajukan permohonan bantuan kepada pemerintah pusat agar mendapat perhatian akan renovasi pasar Cigasong.

"Saya sedang berupaya, sedang berusaha. Sebelum saya mengakhiri kemarin cuti, sebagai sekretaris saya sudah memberikan dukungan, meminta kepada Pak PJ untuk melanjutkan permohonan bantuan pasar Sindangkasih, termasuk juga untuk Kadipaten. Di mohon, pokoknya Pasar Kadipaten, Talaga, dan Sindangkasih. Kepada pak PJ untuk mengusulkan bantuan ke Kementerian, juga ke Provinsi," tegasnya.

Hal lain menurut mantan Sekretaris Daerah itu, diperkirakan sampai saat ini ada dana Investasi yang angkanya cukup besar, mencapai Rp 150 Milyar. Melihat itu, dirinya mendorong Pemkab untuk mengambil keputusan demi kelangsungan hidup dan perkembangan ekonomi Majalengka.

"Kalaupun itu tidak berhasil, kami hari ini hadir dengan Pak Dewan, dan Pak Dewan juga tahu bahwa kita punya dana investasi yang hari ini belum kelar, belum jalan di BIJB sekitar Rp150 miliar ya. Kenapa tidak? Untuk antisipasi masyarakat yang seperti ini, apakah ditunggu matinya? Oh, nggak boleh dong. Sekali lagi, biarkan persoalan ini selesai di sana, urusannya pisahkan, tapi harus diselamatkan masyarakat pasar," tandasnya.(Defri Ardiansyah)

Editor: Nurjayakbe

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Terkini