Dengan banyaknya Baliho 'Risma', SAH melihatnya malah seperti 'Drama'. Warga Surabaya sudah pintar, dan tidak memberikan efek positif untuk masyarakat.
" Beliau (Risma) sudah akan purna, dan warga Surabaya sudah menghargai atas jasa-jasanya. Namun Surabaya juga perlu pemimpin untuk melanjutkannya dengan pemimpin yang lebih baik," ujar ketua Ikatan Notaris Indonesia wilayah Jawa Timur ini.
Warga Surabaya, masih SAH, menginginkan pemimpin yang dapat menentukan sikap secara mandiri, tegas mengambil keputusan tanpa harus dipengaruhi pemimpin sebelumnya.
" Yang pasti, Machfud Arifin-Mujiaman tidak hanya meneruskan kebaikan tapi juga akan melakukan lompatan-lompatan dalam melakukan Pembangunan kota Surabaya. Maju Kotane Makmur Wargane," tegas SAH. (BNW)