NAWACITAPOST.COM - La Ode Basir, Juru Bicara Timnas Pemenangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) dan Koordinator Presidium Sekretariat Kolaborasi Nasional Relawan AMIN, terus bergerak menjalankan agenda konsolidasi relawan di berbagai daerah untuk memperkuat dukungan terhadap pasangan capres-cawapres nomor urut 1.
Setelah melakukan roadshow di Jawa Barat dan Jawa Tengah pekan lalu, kini giliran Bulukumba, Sulawesi Selatan, yang menjadi tujuan konsolidasi.
Kegiatan konsolidasi yang dihadiri oleh pimpinan partai pendukung AMIN setempat dan 800 relawan ini diharapkan dapat mempersatukan seluruh elemen pendukung pasangan Anies-Muhaimin.
Baca Juga: Lapas Kelas IIB Sekayu Fasilitasi Warga Binaan yang Putus Sekolah Program Kejar Paket
La Ode Basir memberikan semangat kepada relawan, mendorong mereka untuk meningkatkan upaya penggalangan dukungan dari masyarakat menjelang pencoblosan pada 14 Februari 2024.
Dalam arahannya, La Ode Basir menyampaikan dua hal konkret yang diharapkan dilakukan oleh relawan. Pertama, memastikan bahwa setidaknya 200 orang di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS) telah terdaftar untuk memilih Anies-Muhaimin.
Kedua, ia mendorong relawan, kader partai, dan masyarakat secara aktif mengambil peran dalam mengamankan suara pemilih AMIN di setiap TPS.
Baca Juga: Kalapas Samarinda Ikuti Doa Bersama Gelaran Kanwil Kemenkumham Kaltim, Guru Udin Pimpin Tausyiah
La Ode Basir juga menekankan pentingnya pemeriksaan Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan mengawasi pembangunan TPS.
Ia menyarankan agar DPT ditempel di sekitar lokasi TPS dan meminta relawan untuk melaporkan kejanggalan yang ditemui, disertai dengan bukti berupa foto atau video.
Selain itu, dalam upaya mencegah potensi kecurangan, La Ode Basir mengingatkan bahwa batasan antara panitia, proses pemilihan, dan warga yang menunggu harus bersifat transparan di dalam TPS.
Baca Juga: IU Duduki Puncak Tangga Lagu iTunes Lewat Single Terbarunya 'Love Wins All'!
Terakhir, La Ode Basir mengajak seluruh warga untuk mengambil foto atau video selama proses pemilihan dan perhitungan suara, kecuali saat mencoblos di dalam bilik suara yang merupakan unsur rahasia dalam pemilu.
Ia mendorong warga untuk melaporkan atau mengunggah ke media sosial jika menemukan kejanggalan.
Artikel Terkait
Proses Pelantikan Ratusan Ribu KPPS di Riau untuk Mengawal Pemilu 14 Februari 2024 di Belasan Ribu TPS
Jajaran Kemenkumham Riau Ikuti Sosialisasi Permenkumham Nomor 25 Tahun 2023 Tentang Pelayanan Publik Berbasis HAM
Kalapas Samarinda Ikuti Doa Bersama Gelaran Kanwil Kemenkumham Kaltim, Guru Udin Pimpin Tausyiah
Tingkatkan Akuntabilitas Barang Milik Negara Lapas Samarinda Lakukan Koordinasi Dengan KPKNL Samarinda
Lapas Kelas IIB Sekayu Fasilitasi Warga Binaan yang Putus Sekolah Program Kejar Paket