Minggu, 19 Juli 2026

Arus Bawah Indonesia Mengajak Semua Pihak Menikmati Pemilu Damai

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Minggu, 24 Desember 2023 | 19:31 WIB
Arus bawah Indonesia  (Arus bawah Indonesia agar pemilu damai)
Arus bawah Indonesia (Arus bawah Indonesia agar pemilu damai)

NAWACITAPOST.COM - Arus Bawah Indonesia telah mengeluarkan ajakan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk menjaga keamanan dan ketentraman dalam proses pemilihan umum (pemilu) tahun 2024.

Irwan, Ketua Umum Arus Bawah Indonesia, menyatakan harapannya agar pemilu tahun 2024 dapat menjadi perayaan demokrasi bagi warga Indonesia, bukan sekadar panggung pertarungan emosi dan kemarahan.

"Kami berharap pemilu berlangsung secara damai, penuh kedamaian. Suatu perayaan seharusnya menjadi momentum kegembiraan, di mana seluruh rakyat dapat bersukacita bersama," ujarnya dalam sebuah diskusi di kawasan Tambora, Jakarta Barat, pada Minggu (24/12/2023).

Baca Juga: Tiga Raperda Usul Gubernur dan DPRD Provinsi Banten Disetujui

Irwan menjelaskan bahwa Arus Bawah Indonesia saat ini belum mengambil sikap politik tertentu.

Keputusan politik akan diambil setelah melihat gagasan dan argumen yang diajukan oleh pasangan calon (paslon) dalam debat Capres-Cawapres mendatang.

"Kami belum menentukan pilihan karena ingin melihat gagasan yang muncul dalam debat Capres-Cawapres nanti. Setelah debat kelima, kami akan memastikan dukungan kami," tambahnya.

Arus Bawah Indonesia berharap agar pemimpin yang terpilih pada pemilu 2024 dapat membawa perubahan positif bagi negara.

Irwan menekankan perlunya pemimpin dengan gagasan kreatif yang mampu membawa bangsa ini melangkah jauh ke depan, bukan sekadar menyebar fitnah atau hoaks.

Baca Juga: Simak Saran Pj Gubernur Banten Al Muktabar Bagi Yang Akan Liburan Nataru

"Idealnya, kami mencari pemimpin yang memiliki gagasan dan kreativitas untuk membawa bangsa ini maju, bukan sekadar menyebarkan fitnah atau hoaks," tandasnya.

Irwan menjelaskan bahwa Arus Bawah Indonesia adalah organisasi yang murni berasal dari inisiatif masyarakat.

Awalnya, organisasi ini muncul sebagai respons terhadap kekhawatiran bahwa setiap pesta demokrasi, baik pemilihan presiden maupun legislatif, hanya dijadikan objek untuk meningkatkan dukungan tanpa memperhatikan kepentingan jangka panjang.

"Kami tidak ingin hanya dimanfaatkan saat pesta demokrasi untuk mendapatkan dukungan, kemudian dilupakan setelahnya," tutup Irwan.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini