Kritik ini mencuat sebagai respons terhadap aksi protes mahasiswa yang menuntut perubahan dan mengecam praktik politik dinasti.
Pernyataan Ade Armando juga memunculkan pertanyaan terkait dinamika politik internal di PSI, terutama setelah ketegangan sebelumnya terkait pernyataan kontroversial tentang politik dinasti di DIY.
Wakil Ketua Dewan Pembina PSI, Grace Natalie, sebelumnya menyatakan bahwa partai menangani serius pernyataan Ade Armando dan masih melakukan proses internal untuk menyelesaikan masalah tersebut.
"Jadi, ini masalah yang buat kami perlu ditangani sangat serius. Oleh karenanya, proses di internal partai masih terus berlangsung," kata Grace di Bangkalan, Jawa Timur.
Menurut dia, Ade Armando sendiri telah mendapatkan teguran keras dari Ketum PSI Kaesang Pangarep.