Karena menurut Petrus, di Indonesia problem yang sangat besar adalah Problem korupsi yang begitu akut.
Pak Hasyim sendiri, kata Petrus mengatakan di Kementerian Pertahanan korupsinya gila gilaan dan hampir terjadi di semua pilar kekuasaan.
"Berapa menteri di zaman Pak Jokowi itu masuk penjara semuanya, enggak tanggung tanggung ratusan miliar, triliun kalau korupsi menteri menteri itu. Di lembaga-lembaga lain juga terjadi, pak Mahfud bilang DPR itu sarang koruptor, BPK nya ketangkap dan enggak bisa dipercaya karena auditnya bisa dibeli," ungkap Petrus.
"Di yudikatif hakim-hakim Agung banyak yang masuk penjara. Dan yang terakhir di MK sendiri kolusif dan nepotis. Jadi hampir semua ranah kekuasaan itu problemnya korupsi, problem KKN," sebutnya.
Dalam penutup pernyataannya, Loyani mengajak masyarakat untuk lebih kritis dan waspada dalam menilai komitmen para pemimpin, terutama terkait dengan isu korupsi. "Jangan terkecoh oleh orasi semata, kita butuh tindakan nyata dan komitmen yang terbukti dalam upaya pemberantasan korupsi," tandas Loyani. (BNW)