NAWACITAPOST.COM - PDI Perjuangan Tetap Dominan di Pemilu Legislatif 2024 Kota Surabaya. Partai besutan Megawati Soekarno putri ini memastikan dominasinya di Kota Surabaya setelah berhasil mempertahankan kursi-kursi strategis di sejumlah wilayah basis.
Dalam Daerah Pemilihan I yang mencakup enam Kecamatan, partai ini berhasil mengamankan 68.452 suara, yang mengantarkan dua kader terpilih sebagai Anggota DPRD Kota Surabaya, yakni Budi Leksono dan Tri Didik Adiono.
Pada kesempatan tersebut, Wakil Sekretaris Dewan Pimpinan Cabang PDI Perjuangan Kota Surabaya, Achmad Hidayat, menegaskan kebanggaannya terhadap pencapaian partainya.
Baca Juga: PDI Perjuangan Raih 11 Kursi: Inilah 50 Anggota DPRD Surabaya Terpilih 2024-2029
"Saya bangga pada PDI Perjuangan, kami ditempa untuk setia pada garis perjuangan, selanjutnya kita kembali melakukan kerja-kerja kerakyatan dengan menjunjung tinggi semangat Gotong-Royong," ujarnya.
Hidayat juga mengucapkan terima kasih kepada Kepemimpinan Eri Cahyadi - Armuji yang senantiasa memberikan dukungan, serta kepada Ketua DPC PDIP, Adi Sutarwijono, yang memberikan ruang untuk membantu masyarakat.
"Saya juga bangga kepada para pengurus, kader, dan simpatisan terutama di wilayah binaan seperti Kecamatan Krembangan, Simokerto, dan Tegalsari yang telah bekerja keras mempertahankan eksistensi PDI Perjuangan di wilayah masing-masing," tambahnya.
Baca Juga: PDIP Pertahankan Kemenangan Pileg 2024, Ini Resepnya!
Kader partai ini juga mengungkapkan rencananya untuk menyelenggarakan agenda safari Ramadan guna melakukan konsolidasi bersama pengurus serta pertemuan dengan masyarakat demi memompa semangat perjuangan.
Adapun perolehan suara PDI Perjuangan di Wilayah Dapil I antara lain: Kecamatan Tegalsari 11.355 (21,2 Persen), Gubeng 12.514 (16,4 Persen), Krembangan 14.558 (23,2 Persen), Genteng 8.185 (25,4 Persen), Bubutan 13.132 (24,4 Persen), dan Simokerto 8.759 (17,4 Persen).
“Banteng Surabaya mampu mempertahankan Kursi Ketua DPRD Kota untuk mengawal kebijakan pro Rakyat pada periode mendatang,” tambah Hidayat. ***