NAWACITAPOST.COM - Paslon calon presiden (Capres) dan wakil presiden (Cawapres) nomor urut 3, Ganjar Mahfud, meraih dukungan signifikan dari masyarakat Indonesia di Swedia dan Latvia.
Dalam penghitungan suara yang berlangsung di KBRI Stockholm, Ganjar Mahfud memperoleh 346 suara atau 45,17%, mengungguli paslon nomor urut 1, Anis Caimin, yang mendapat 30,42%, dan paslon nomor urut 2, Prabowo Gibran, dengan 24,41%.
Proses penghitungan suara dilakukan oleh panitia dan saksi tanpa henti selama periode 14 hingga 16 Februari, menunjukkan keterlibatan dan keseriusan dalam menentukan pilihan calon pemimpin bagi diaspora Indonesia.
Baca Juga: 612.529 Anak Surabaya Kini Memiliki Kartu Identitas Anak untuk Transaksi Katepay
Sebelumnya, diaspora Indonesia di Swedia telah memberikan suara pada tanggal 10 Februari.
Firman Noor, seorang peneliti Indonesia-Swedia di BRIN, menyatakan bahwa baik Ganjar maupun Mahfud MD dikenal sebagai pembela toleransi dan keyakinan terhadap pluralisme.
"Hal ini sangat penting bagi kami dan juga menurut saya sesuatu yang masuk akal," ungkapnya.
Baca Juga: FX Rudy Blak-blakan Ungkap Penyebab PDIP Masih Unggul tapi Ganjar-Mahfud Anjlok
Firman menambahkan bahwa keduanya memiliki jaringan dan relasi yang baik dengan masyarakat di Swedia.
Kemenangan Ganjar Mahfud mencerminkan tingkat kepercayaan yang tinggi dari diaspora Indonesia di Swedia terhadap paslon nomor urut 3.
Hal ini menegaskan pentingnya hubungan antara calon pemimpin dan warga negara di luar negeri dalam proses demokrasi. ***