NAWACITAPOST.COM - Badan Pengawas Pemilu Umum (Bawaslu) Kabupaten Rokan Hulu (Rohul), Riau, meminta seluruh Panitia Pengawasan Kecamatan (Panwascam) melakukan pengawasan Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 hingga rekapitulasi hasil penghitungan suara calon dan kursi Calon pada hari ha.
Pendistribusian Logistik Pemilu 2024 segera dilaksanakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Rokan Hulu mulai dari tanggal 10 Februari menjelang hari ha Pemilu tanggal 14 Februari 2024.
Logistik Pemilu yaitu perlengkapan penyelenggaraan yang digunakan dalam Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota serta perlengkapan penyelenggaraan yang digunakan dalam Pemilu.
Demikian dikatakan Divisi Sumber Daya Manusia (SDM) 0rganisasi dan Pendidikan dan Pelatihan Bawaslu Rohul Wikki Yukiandra dalam acara Bimbingan Teknis (Bimtek) Pengawasan Tahapan Pendistribusian Logistik Pemilihan Pemilu 2024.
Bimtek ini tentang Pengawasan Tahapan Pendistribusian Logistik Pemilihan Pemilu 2024 oleh Bawaslu Rohul, kepada seluruh Pengawas Kecamatan (Panwascam) dan staf.
Bimtek bertempat di ruang pertemuan Hotel Gelora Bhakti Pasir Pengaraian, Desa Koto Tinggi, Kecamatan Rambah, Rabu (7/2), diihadiri Komisioner Divisi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat Dan Humas Bawaslu Rohul Gummer Siregar dan staf.
Divisi SDM 0rganisasi dan Pendidikan dan Pelatihan Wikki Yukiandra mengatakan tujuan Bimtek dilakukan dalam rangka pengawasan tahapan Pemilu 2024 berdasarkan aturan PKPU nomor 14 Tahun 2023, Pendistribusian Logistik Pemilu harus betul-betul diawasi tepat sasaran jumlah dan jenis apa saja yang didistribusikan nantinya.
Untuk diketahui, Peraturan Komisi Pemilihan Umum Nomor 14 Tahun 2023 tentang Perlengkapan Pemungutan Suara, Dukungan Perlengkapan Lainnya, dan Perlengkapan Pemungutan Suara Lainnya Dalam Pemilihan Umum
"Bawaslu Rohul menghimbauan kepada KPU dalam pendistribusian logistik Pemilu 2024, untuk memperhatikan ketepatan sasaran, Jenis, sasaran berdasarkan undang-undang dan Peraturan KPU," katanya.
Sementara itu Komisioner Divisi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat Dan Humas Bawaslu Rohul Gummer Siregar memaparkan tentang penggunaan Aplikasi Google Form untuk input data dan alat pengawasan yang langsung terkoneksi hasil Pemilu 2024.
Dan juga penggunaan tentang Sistem Pengawasan Pemilu (SIwaslu) dari Bawaslu RI. SIwaslu adalah Sistem Pengawasan Pemilihan Umum yaitu perangkat yang digunakan sebagai sarana informasi dalam pengawasan proses dan hasil pemungutan dan penghitungan suara serta penetapan hasil Pemilu
"Untuk itu dalam melakukan pengawasan benar-benar dilaksanakan di lapangan, karena ada sanksi pidana yang tidak melakukan pengawasan pergerakan Kotak dan surat suara di setiap TPS Pemilu 2024." Jelas Gummer Siregar
.Baca Juga : cooling-system-ditlantas- polda-riau-kembali-mengajak- para-wajib-pajak-melalui- samsat-tanjak
Menjawab nawacitapost.com terkait kendala Bawaslu selama tahapan Pemilu 2024 ini berlangsung, kata Komisioner Divisi Pencegahan Pemberdayaan Masyarakat Dan Humas Bawaslu Rohul Gummer Siregar tidak ada seluruh tahapan berjalan dengan baik dan aman.
Hal ini lanjut Gummer Siregar, tugas dari
Bawaslu dalam rangka Pencegahan, Pemberdayaan dan Humas merupakan Garda terdepan Bawaslu.
Tidak itu saja juga dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat dalam melakukan pengawasan seluruh pelaksanaan pengawasan Pemilu 2024, Bawaslu siap menerima laporan pengaduan masyarakat bila ada kendala temuannya.
“Suksesnya seluruh tahapan Pemilu 2024 ini hingga rekapitulasi hasil suara dan kursi, bukan hanya tanggung jawab penyelenggara tetapi merupakan tanggung jawab bersama sebagai anggota masyarakat. Untuk itu kami harap rekan-rekan dapat menjadi penyambung lidah Bawaslu kepada masyarakat dalam menyerukan pesan-pesan pencegahan pelanggaran pemilu." kata Gummer Siregar mengakhiri.
Diketahui Pemilu 2024 ini yakn : pemilihan Calon Presiden - Wakil Presiden, Nomor Urut 1 yang ditetapkan KPU yakni :
Nomor urut 01 Anies Rasyid Baswedan-Muhaimin Iskandar di usung dan didukung oleh Gabungan Partai Politik, yakni Partai NasDem, Partai Kebangkitan Bangsa, dan Partai Keadilan Sejahtera dengan jumlah kursi DPR Pemilu 2019 yakni 167 kursi atau 29,04%
Baca Juga tegas-arahan-kapolres- rokan-hulu-akbp-budi-setiyono- di-acara-bimtek-peningkatan- sdm-kpps-pemilu-2024
Pasangan Calon Presiden dan Wakil Presiden, nomor urut 02, Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diusulkan oleh Gabungan Partai Politik, yakni Partai Gerakan Indonesia Raya, Partai Golongan Karya, Partai Demokrat, Partai Amanat Nasional, Partai Solidaritas Indonesia, Partai Bulan Bintang, dan Partai Garda Republik Indonesia dengan jumlah suara sah Pemilu 2019 sejumlah 59.726.503 atau 42,67%, dan Partai Pendukung, PSI, PBB,Gelora dan lainnya.
Kemudian nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud MD, diusulkan oleh Gabungan Partai Politik, yakni PDI Perjuangan, Partai Persatuan Pembangunan, Partai PERINDO, Partai Hati Nurani Rakyat dengan jumlah suara sah Pemilu 2019 sejumlah 39.276.935 atau 28,06%.
Selanjutnya Berikut partai politik peserta Pemilu 2024 khususnya di wilayah Kabupaten Rohul yakni :
1. Partai Kebangkitan Bangsa (PKB),
2. Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra),
3. Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI Perjuangan),
4. Partai Golongan Karya (Golkar),
5. Partai NasDem
6. Partai Buruh
7. Partai Gelombang Rakyat Indonesia (Gelora)
8. Partai Keadilan Sejahtera (PKS)
9. Partai Kebangkitan Nusantara (PKN)
10. Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura)
12. Partai Amanat Nasional (PAN), 13. Partai Bulan Bintang (PBB),
14. Partai Demokrat,
Baca Juga : proses-pelantikan-ratusan- ribu-kpps-di-riau-untuk- mengawal-pemilu-14-februari- 2024-di-belasan-ribu-tps
15. Partai Solidaritas Indonesia (PSI),
16. Partai Persatuan Indonesia (Perindo),
17. Partai Persatuan Pembangunan (PPP) 24 Partai Umat
Penulis Fahrin Waruwu