otomotif

Viral Lagi di Malaysia! As Roda Belakang SUV Chery Lepas di Jalan Raya

Rabu, 7 Oktober 2026 | 20:47 WIB
Mobil Chery patah As roda di Malaysia. (Foto: Facebook Jiang Zhao Shang)

NAWACITAPOST.COM — Dunia maya dan pencinta otomotif di Malaysia dikejutkan oleh insiden yang melibatkan salah satu model SUV populer asal Tiongkok, yang disebut-sebut mobil Chery.

Mengutip laporan dari media lokal Malaysia, AsiaOne yang tayang pada Selasa 6 Oktober 2026, sebuah unit SUV Chery berwarna hitam mengalami insiden terlepasnya bagian as roda belakang secara total di tengah jalan raya pada Selasa, 6 Oktober 2026.

"Peristiwa tersebut memicu perbincangan hangat di media sosial ini dilaporkan terjadi di kawasan Tebrau, Johor Bahru (dekat area Jalan Pandan dan AEON Tebrau)," tulis AsiaOne di kutip hari ini Rabu 7 Oktober 2026.
 
Baca Juga: Perang Dingin Skutik 125cc Oktober 2026: Intip Peta Harga Raja Jalanan

Berdasarkan foto dan video amatir yang beredar luas di media sosial, salah satu pemilik akun Facebook Jiang Zhao Shang memperlihatkan kendaraan tersebut tampak terhenti di tengah jalan dengan kondisi seluruh bagian as roda belakang beserta kedua roda yang masih menempel terlepas dari sasis bodi mobil.

Meskipun insiden ini tampak sangat berbahaya dan berpotensi menimbulkan kecelakaan fatal di jalan raya yang sibuk, laporan awal memastikan bahwa pengemudi dilaporkan selamat serta tidak mengalami luka-luka serius.

Mengulang Sejarah Kelam 2024?

Kejadian di Johor Bahru ini langsung menarik perhatian publik lantaran mengingatkan kembali pada kasus serupa yang sempat menggemparkan industri otomotif Malaysia pada pertengahan tahun 2024 lalu.

Saat itu, insiden patah atau lepasnya komponen as roda belakang pada model Chery Omoda 5 sempat menjadi viral dan memicu kekhawatiran luas mengenai standar kendali mutu pabrikan.
 
Baca Juga: Diduga Keracunan Makanan Resto Korea di Bandung, Puluhan Warganet Diare Hingga Rawat Inap

Sebagai respons atas insiden di masa lalu, pihak Chery Auto Malaysia sebelumnya pernah mengonfirmasi bahwa masalah tersebut bersumber dari kesalahan kalibrasi pada mesin las otomatis (automatic welding equipment) milik vendor komponen yang berdampak pada batch produksi tertentu (khususnya unit buatan Agustus 2023).

Tindakan cepat berupa program penarikan kembali (recall) serta pemeriksaan gratis terhadap ratusan unit kendaraan sempat dilakukan demi memulihkan kepercayaan konsumen.

Belum Ada Tanggapan Resmi Terbaru

Hingga berita ini diturunkan, insiden terlepasnya as roda belakang pada 6 Oktober 2026 ini kembali memicu kritik pedas dari sebagian warganet dan pengamat otomotif lokal terkait keandalan jangka panjang kendaraan impor.

Berbagai portal media seperti AsiaOne dan BitAuto Malaysia menyatakan telah berupaya menghubungi pihak manajemen Chery Auto Malaysia untuk meminta konfirmasi resmi serta penjelasan lebih lanjut.
 
Baca Juga: Ancaman Mogok Mendadak di Balik Kepraktisan Motor Matic: Kapan Komponen CVT Wajib Diganti?

"Kendati demikian, pihak Chery Auto Malaysia terpantau belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait insiden terbaru di Johor Bahru ini," tulis media lokal Malaysia tersebut.

Para konsumen dan publik otomotif di kawasan Asia Tenggara kini tengah menunggu investigasi lanjutan dari pihak pabrikan guna memastikan apakah insiden ini merupakan kasus terisolasi atau berkaitan dengan masalah teknis lain pada lini produksi mereka.

Tags

Terkini