Jumat, 5 Juni 2026

Gara-gara Tidak Disponsori BUMN, Anies dan Sahroni Pura-pura Dizolimi Erick Thohir

Photo Author
Ronaldy, Nawacita Post
- Senin, 6 Juni 2022 | 12:01 WIB
Anies dan Sahroni.
Anies dan Sahroni.

Jakarta, NAWACITAPOST.COM – Tanda-tanda ajang balap mobil formula E jadi digelar. Saat Presiden Jokowi mengunjungi sirkuit itu, dikawasan Ancol, pada Senin 26 April 2022. Padahal untuk gelaran ajang balap mobil listrik dunia itu, pemerintah pusat tak pernah dilibatkan.

Baca Juga : Presiden Joko Widodo Bersama Anies Baswedan Tinjau Pembangunan Sirkuit Formula E


Gubernur Anies Baswedan merasa yakin dan pasti, bisa terlaksana hajatan balap mobil listrik dunia, tanpa ada campur tangan pihak lain. Pasalnya, anggaran melalui APBD Jakarta telah digelontorkan dengan jumlah besar.

Seiring berjalannya waktu. Artinya sebelum Jokowi mengunjungi sirkuit. Anies mulai panik. Permainan kata dan kalimat pun di sebar Anies. Mulai dari tidak adanya dukungan dari pemerintah pusat dan sponsor perusahaan BUMN di ajang balap tersebut.

Anies pun rupanya mendekati Bos utama Partai Nasdem, Surya Paloh, agar kadernya Ahmad Sahroni yang hobi balap dan punya mobil mewah ikut membantu gelaran mobil balap itu. Sahroni pun ditunjuk Anies jadi Ketua Panitia, dengan harapan bisa meraup sponsor dari perusahaan BUMN.

Ternyata sampai gelaran ajang balap mobil formula E, BUMN tak mensponsori ajang balap tersebut. Merasa tak ada dukungan dari perusahaan BUMN. Sahroni pun kesal dan bernada marah, kenapa BUMN tak ikut mensponsori kegiatan itu. Padahal, proposal sudah di sampaikan ke menteri BUMN, Erick Thohir, ungkap Sahroni,

Melalui Staf Khusus Bidang Komunikasi Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Arya Sinulingga, tidak benar Kementerian BUMN  tak mensposori ajang balap mobil listrik dunia. Ada perusahaan BUMN yang turut mendukung gelaran terssebut, yaitu  PT Indosat Tbk (Indosat Ooredoo Hutchison), yang sebagian sahamnya turut dimiliki BUMN, telah menjadi salah satu perusahaan yang mendukung acara tersebut, jelas Arya dalam keterangannya kepada wartawan, Jumat, 3 Juni 2022.

Terkait sponsor, Arya berkata, Kementerian BUMN telah menerima informasi bahwa sebagian dari korporasi di bawah BUMN menerima proposal sponsorship dari panitia penyelenggara Jakarta E-Prix 2022. Namun proposal itu baru disampaikan sebulan sebelum agenda balap mobil digelar.  Idealnya 3 bulan sebelum gelaran ajang itu, proposal sudah disampaikan ke kementeriannya, tandas Arya.

Mungkin bagi Anies dan Sahroni. Jika gelaran mobil formula E itu didukung perusahaan BUMN. Nilai jualnya meningkat (baca : bagi keduanya), dan bisa menjadi agenda tahunan.

Apalagi dua tahun mendatang menuju 2024. Gelaran balap mobil itu, bisa mendongkrak nama keduanya. Satu di Pilpres, dan satu lagi di Pilkada Jakarta.

Ternyata, Anies dan Sharoni berharap BUMN mensponsori gelaran balap mobil dunia, tujuannya supaya panggung keduanya terus ada sampai di pemilu serentak 2024. Atau bisa juga karena tidak disponsori BUMN, Anies Dan Sahroni pura-pura dizolimi Erick Thohir

Bisa diduga, ajang balap mobil formula E di tahun 2022, itu adalah yang pertama dan terakhir. Alasannya, karena Anies melalui panitia ‘memaksa’ perusahaan BUMN mensponsori ajang balap mobil formula E itu.

Editor: Ronaldy

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Terkini

Ganti Oli Massal Ala H Hasston

Selasa, 10 Desember 2024 | 10:17 WIB

Jenis Oli yang Cocok Untuk Mobil Hybrid

Selasa, 7 November 2023 | 14:32 WIB