"Dalam hal 'possession' dan "territory squad", sebenarnya kami cukup puas. Tetapi, kami harus bisa lebih memaksimalkannya agar 'possession' itu bisa terkonversi menjadi lebih banyak peluang. Dan besok, kami akan mencoba melakukan hal yang sama," ucap eks pemain Arsenal tersebut.
Menghadapi laga penting ini, Garry menambahkan jika pemainnya secara mental sangat siap. Menurutnya, pemain sejak awal sudah memiliki mindset yang sama.
"Saya sendiri sangat senang dengan sikap para pemain sejauh ini. Bagaimana mereka menyikapi laga penting ini, dengan memiliki mindset yang sama. Jadi kalau kita lihat lagi dari penyisihan grup, mulai dari laga pertama, kedua, dan ketiga, saya sangat puas dengan fokus serta komitmen para pemain. Besok, di laga penting ini saya harap mereka juga menampilkan hal yang sama," kata dia menegaskan.
Ada satu keuntungan yang dimiliki Inggris U-17 jelang 16 Besar ini dibandingkan calon lawannya, yakni mereka telah mengenal lapangan dan atmosfer pertandingan di JIS.
Ya, Inggris melakoni seluruh pertandingan mereka sejak fase grup hingga saat ini di JIS. Sebaliknya, calon lawan mereka, Uzbeskitan U-17 baru kali pertama bermain di JIS.
"Kami tidak bisa mengatakan ini keuntungan. Saya pikir setiap pertandingan akan berjalan berbeda. Saya hanya bisa mengatakan jika atmosfer di JIS sangat bagus. Kami sangat fokus saat bermain di sana tiga kali dan setelah setiap pertandingan, kami pun menikmati suasananya," kata Garry.
"Para penggemar dan orang-orang yang datang menyaksikan pertandingan memberikan aura positif, kami pun mendapatkan (aura) saat di stadion. Karena itu, saya yakin di laga keempat ini juga akan terasa luar biasa," tegasnya.
Ini merupakan penampilan kedua Timnas Inggris U-17 di turnamen kelompok usia paling bergengsi di dunia. Mereka membawa kepercayaan diri tinggi untuk mengusung target besar yakni membawa pulang trofi Piala Dunia U-17 ke "the land of hope and glory". Inggris pun menyatakan mereka sudah siap sejak gim pertama, sebagai satu kesatuan.