8. Marwah para kiai dan masyayikh memang harus kita jaga, maka kader politik yang menyatakan kader NU harus belajar banyak tentang bagaimana berjuang dengan baik dan benar. Jangan menganggap jabatan dan kekuasaan yang anda pegang tidak berdampak dalam hidup anda dan keluarga anda?? Jelas sangat berdampak. NU, masyayikh dan Kiai NU malati, maka jangan pernah sombong.
Baca Juga: Kiai Berpolitik Ada Sejak Zaman Dulu
9. Kita memang tidak bisa meniru para pejuang NU dan masyayikh NU secara total, karena saat menjadi Bupati atau anggota DPRD butuh naik fortuner atau Pajero. Namun bagaimana pendapatan yang anda dapatkan seimbang dengan pengeluaran untuk perjuangan dan kebesaran NU. Ingatlah rejeki yang barokah akan lebih penting dari pada rejeki yang banyak tapi tidak barokah
10. NU Nganjuk 2024 punya hajat Gus Muhibbin (seorang gus putra dzurriyah Mojosari, membawa nama NU, membawa Marwah Kiai) mencalonkan Bupati. Kenapa kader politik NU kurang greget dan semangat untuk mendukung dan menyukseskannya??? Maka belajarlah dari pendahulu kita agar hidup kita dan anak cucu kita barokah. Tidak ada sesuatu yang hebat dalam hidup ini kecuali kita meninggalkan anak cucu kita hidup yang barokah dan penuh kemuliaan.
Baca Juga: Renungan Perjuangan!! Mengapa Militansi Kader NU Rapuh???
11. Jika anda menjadi pejabat yang membawa nama dan kebesaran NU itu berat dan penuh resiko, karena NU memiliki kekuatan mistis, orang yang tidak memberi manfaat untuk kebesaran NU, pasti akan mendapatkan dampak buruk dalam hidupnya. Coba anda lihat disekeliling kita!!!
Sebuah kilas balik perjuangan yang dinarasikan sederhana semoga menggugah hati nurani siapa saja yang merasa kader NU atau warga NU untuk menjadi motivasi dalam perjuangan hidup. Pendahulu kita mulia karena mereka ber-NU dengan benar. Terus berjuang memegang sarung para kiai dan masyayikh agar kita mendapatkan kemuliaan hidup dari Allah SWT.
Baca Juga: Makna Strategis Warga NU Dalam Pilkada 2024
Catatan ini tidak mewakili hati siapa-siapa, namun sebuah potret para pejuang hebat kita semua yang harus kita tiru. Maka jika ada yang belum tertulis bukan berarti tidak penting mungkin keterbatasan saya untuk mengurainya. Semoga mencerahkan!!!
Nganjuk, 26 Agustus 2024
Penulis HM Basori M.Si
Direktur Sekolah Perubahan, Training, Research, Consulting, and Advocacy
Ikuti dan dapatkan berita terupdate dari Sakera Kakanper PT Media Nawacita Indonesia (MNI) Nganjuk dan Kediri, Jawa Timur, langsung dari ponselmu, pada situs berita www.nawacitapost.com, melalui aplikasi Facebook, silahkan klik disini, dan disini, juga melalui aplikasi Twitter atau X, silahkan klik disini, pastikan dua aplikasi tersebut sudah terinstall pada ponselmu