NAWACITAPOST.COM — Membelah tantangan medan yang curam dan kondisi infrastruktur yang sulit pascabencana, Bea Cukai Labuan Bajo mengoperasikan misi kemanusiaan maraton untuk menyalurkan bantuan logistik darurat bagi warga terdampak gempa bumi di Provinsi Nusa Tenggara Timur.
Aksi kepedulian yang menyasar wilayah terisolasi di Kabupaten Manggarai Barat hingga Manggarai Timur tersebut diresmikan dalam penyaluran bertahap yang dimulai sejak pertengahan September 2026.
Misi darurat ini dilandasi oleh komitmen sosial jajaran instansi kepabeanan untuk hadir langsung di tengah krisis masyarakat, melampaui tugas pokok kepabeanan sehari-hari.
"Bantuan ini merupakan wujud kepedulian dari Bantuan Bea Cukai Peduli Gempa NTT dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Bea Cukai Peduli Gempa NTT. Rangkaian penyaluran dukungan logistik kemanusiaan bagi warga yang terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT) berjalan secara bertahap guna membantu meringankan beban masyarakat di lokasi terdampak," ujar Kepala Kantor Bea Cukai Labuan Bajo, Syahirul Alim, sebagaimana dikutip dari unggahan resmi akun Facebook Direktorat Jenderal Bea dan Cukai, Selasa (29/9/2026).
Operasi distribusi logistik tahap pertama diterjunkan pada Kamis (10/9/2026) di wilayah Kabupaten Manggarai Barat. Petugas di lapangan mendistribusikan kebutuhan pokok mendesak meliputi beras, minyak goreng, dan mi instan secara langsung kepada warga yang memadati Desa Wae Jare, Kecamatan Mbeliling.
Esok harinya, Jumat (11/9/2026), fokus pergerakan bergeser pada pemulihan sektor logistik esensial dan kelangsungan pendidikan dasar.
Bantuan berupa pasokan susu serta terpal perlindungan dikirimkan untuk menopang sarana belajar-mengajar di beberapa sekolah terdampak, yakni SDK Roe, SDI Nara, SDN Bambor, dan SDK Dencang yang terletak di Kecamatan Kuwus, Manggarai Barat.
Perjuangan tim di lapangan penuh tantangan saat harus menembus jalur-jalur rawan dan terisolasi demi memastikan tidak ada warga terdampak yang terlewatkan.
"Perjalanan dan pendistribusian logistik dilanjutkan ke wilayah Kecamatan Kuwus. Meskipun harus melalui medan yang cukup menantang dengan jarak yang jauh, proses pengiriman tetap kami upayakan secara optimal agar bantuan dapat sampai kepada warga di lokasi tujuan," tegas Syahirul.
Rangkaian misi kemanusiaan lintas daerah ini akhirnya mencapai puncaknya di pedalaman Kabupaten Manggarai Timur pada Sabtu dan Minggu (12-13/9/2026).
Penyerahan bantuan logistik secara resmi diterima oleh Camat Elar untuk segera disalurkan secara merata kepada keluarga-keluarga korban terdampak gempa di pelosok kecamatan tersebut.
Baca Juga: Bea Cukai Malang Semakin Cadas, Gagalkan Penyelundupan Puluhan Ribu Rokok Ilegal lewat Ekspedisi
Penanganan bencana yang komprehensif ini diharapkan mampu membangkitkan kembali ketahanan fisik dan psikologis masyarakat pascabencana gempa.
"Melalui langkah penyaluran logistik ini, kami berharap kebutuhan dasar warga dapat terpenuhi dengan baik serta mendukung proses pemulihan masyarakat di daerah-daerah yang terdampak gempa," tutup Syahirul.