news

Skandal Halaman Bolak: Antara Gunungan Sampah, Anggaran Siluman, dan Respon Pemkot

Rabu, 13 Mei 2026 | 18:58 WIB
Wajah Alaman Bolak, pasca Pesta Tapanuli 2026 (Lesmanan.H Nawacita)

"Kami tidak ingin langsung menunjuk hidung bahwa ada korupsi atau penggelapan, tapi rakyat berhak bertanya: Jika anggarannya ada, kenapa kerjanya tidak tampak? Apakah uang itu benar-benar sampai ke tangan petugas di lapangan, atau tertahan di meja-meja birokrat?" tuntut RS.

Dua Tuntutan Harga Mati untuk Pemerintah Kota

Bersama elemen masyarakat lainnya, R.S. mendesak Pemerintah Kota Padangsidimpuan untuk segera melakukan dua hal:

  1. Audit Kinerja Ekstrem: Memberikan penjelasan logis mengapa dinas terkait membiarkan kawasan utama kota terbengkalai selama dua hari. Harus ada evaluasi terhadap kepala dinas yang bertanggung jawab.
  2. Transparansi Anggaran Total: Mempublikasikan rincian penggunaan dana kebersihan Tapanuli 2026 secara item per item. Masyarakat ingin melihat apakah pembelian peralatan dan pembayaran upah lembur petugas benar-benar dilakukan sesuai laporan atau hanya fiktif belaka.

Baca Juga: Pestanya Meriah, Sampahnya Mewah! Wajah Alaman Bolak Lumpuh Terkubur Limbah

Hening di Tengah Badai

Hingga detik ini, balai kota masih membisu. Belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemkot maupun Dinas Lingkungan Hidup terkait tudingan kelalaian ini. Di tengah kesunyian otoritas, spekulasi terus berkembang di masyarakat: Apakah ini sekadar ketidaksiapan manajerial, ataukah sebuah "permainan" anggaran di balik tumpukan sampah Halaman Bolak?

Halaman Bolak adalah wajah kota. Namun saat ini, wajah itu sedang tercoreng, bukan hanya oleh sampah plastik, tetapi juga oleh ketidakjelasan transparansi penguasanya. Masyarakat menanti jawaban, bukan sekadar sapu yang baru bergerak saat kamera warga mulai merekam.

Halaman:

Tags

Terkini