Jakarta, NAWACITApost.com - YouTuber Pablo Benua menilai Tio Pakusadewo hanya menebar fitnah yang memberikan testimoni tentang lembaga pemasyarakatan (LP) di Indonesia. Menurutnya, fitnah itu dilakukan Tio semata-mata untuk mempromosikan buku barunya berjudul 'Bui'.
"Saya menduga om @tyopakusadewo melakukan ini semua dan menebar fitnah adalah bertujuan untuk promo buku yang ia jual," tulis akun Instagram @bangbenua, Jumat (5/5/2023).
Pablo juga mengaku siap berdebat dengan Tio mengenani kondisi rutan. Sehingga, permasalahan tersebut menjadi jelas di mata publik.
"Saya berani DEBAT terbuka sama @tyopakusadewo, saya bicara pake bukti dan data, bukan sebatas kata-katanya. Saya berharap om Tio Pakusadewo mau menerima tawaran saya untuk debat mengenai keadaan Rutan. Biar clear tidak jadi fitnah yang berlarut," lanjut Pablo Benua.
Dia juga berharap masyarakat bisa membedakan antara Jeera Foundation dan unit bisnis di lapas. Jeera adalah yayasan dengan pembina Yamitema Laoly, putra Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H Laoly. Yayasan Jeera justru memberikan pendidikan ke para warga binaan berupa pelatihan, pendidikan, hingga konseling.
"Jeera itu yayasan. Benar, anaknya Pak Yasonna ada di Jeera sebagai pembina. Jeera adalah sebagai yayasan, bukan yang mengelola bisnis. Kalau yang mengelola bisnis itu koperasi bukan Jeera. Koperasinya itu macam-macam. Tidak ada hubungannya dengan Jeera. Jeera itu bagus sekali," kata Pablo Benua yang dipidana dalam kasus 'ikan asin' dan dikenai UU ITE itu.