NAWACITAPOST.COM - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto mengungkapkan peran baru Yasonna H Laoly setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkumham). Menurut Hasto, Yasonna kini akan fokus membantu partai dalam memenangkan Pilkada 2024.
"Pasca reshuffle, kami akan menarik Pak Laoly untuk lebih aktif di dalam memenangkan pilkada," kata Hasto di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, dikutip Rabu (21/8/2024).
Yasonna, yang telah lama berkiprah di dunia politik dan hukum, dinilai Hasto memiliki kemampuan strategis yang kuat untuk mendukung upaya pemenangan Pilkada. Selain itu, ia juga diharapkan berperan dalam memastikan pelaksanaan Pilkada berlangsung secara adil dan sesuai dengan prinsip negara hukum.
"Pak Laoly sangat berkompeten untuk tugas ini. Kami yakin, dalam upaya reformasi sistem hukum yang berkeadilan, beliau akan mampu memastikan bahwa sistem hukum benar-benar berjalan sesuai aturan, bukan berdasar pada kekuasaan semata," ujar Hasto.
Tugas baru Yasonna muncul setelah Presiden Joko Widodo (Jokowi) melakukan reshuffle kabinet dan melantik sejumlah menteri baru pada Senin, 19 Agustus 2024, di Istana Negara, Jakarta.
Dalam reshuffle tersebut, Yasonna digantikan oleh Supratman Andi Agtas sebagai Menkumham. Selain itu, Bahlil Lahadalia dilantik menjadi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), menggantikan posisi sebelumnya sebagai Menteri Investasi/Kepala BKPM yang kini ditempati oleh Rosan Roeslani.
Selain perubahan di tingkat menteri, Jokowi juga menunjuk Angga Raka Prabowo sebagai Wakil Menteri Komunikasi dan Informatika, serta Hasan Nasbi sebagai Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan.
Dengan peran barunya, Yasonna diharapkan mampu menerapkan pengalamannya selama dua periode di kabinet untuk membantu PDIP memenangkan Pilkada 2024. Yasonna juga diharapkan dapat memastikan jalannya proses demokrasi yang sehat di tingkat daerah.