nasional

Terseret Kasus Bisnis PCR, Lembaga Survei Desak Luhut Gelar Klarifikasi

Senin, 8 November 2021 | 16:40 WIB
Jakarta, NAWACITAPOST - Direktur Eksekutif Lembaga Survei Kedai Kopi Kunto Adi Wibowo menanggapi menteri Presiden Joko Widodo yang dikabarkan terlibat dalam bisnis PCR karena memiliki saham sebesar 10 persen. Seperti diketahui, keduanya menteri Jokowi yang diduga ikut terseret dalam bisnis tes Covid-19 tersebut yaitu menteri BUMN Erick Thohir dan Menko Marvest Luhut Binsar Pandjaitan.

“Yang jelas orang Indonesia itu pemaaf. Jadi, menurut saya, kedua menteri ini cukup minta maaf saja,” ujar Kunto, Senin (8/11/21).

Lebih lanjut Kunto berharap kedua menteri Jokowi harus memberikan klarifikasi terkait kasus yang mencatut namanya, kata dia Menkomaritim Luhut Pandjaitan harus berkomitmen untuk tidak mengulangi kasus yang sama. “Selain itu, mereka juga perlu menjelaskan komitmennya untuk tidak mengulangi hal yang sama jika hal tersebut memang benar terjadi,” lanjutnya.

Menurut Kunto, masih ada jalan yang bisa ditempuh kedua menteri tersebut untuk menyelesaikan perkara dugaan keterlibatan dalam bisnis tes PCR. “Jika memungkinkan, memberikan kembali keuntungan yang sudah mereka dapatkan dalam bentuk bantuan sosial atau aksi kemanusiaan lainnya,” kata Kunto.

Di sisi lain, Politikus PKS Mardani Ali Sera juga angkat suara terkait munculnya kecurigaan antas dugaan keterlibatan Erick Thohir dan Luhut Binsar Panjaitan dalam bisnis tes Covid-19.

Simak informasi menarik lainnya di Youtube NAWACITA TV 


https://youtu.be/PsnJiO4QTW0

Terkini