NAWACITAPOST.COM - Kusnadi Guru Yayasan pendidikan di Kecamatan Bareng, Kabupaten Jombang, Jawa Timur. Membantah bahwa ia di Skors oleh Wahyu (47) Kepala Sekolah (Kepsek) karena adanya dugaan tindakan asusila.
Menurut Kusnadi, adanya tudingan tindakan asusila itu tidak benar. “Itu cerita bohong, tidak ada,” kata dia saat ditemui wartawan, Selasa (17/7/2024).
Baca Juga: Akibat Ulah Oknum Guru Kepala Sekolah Malah Diberhentikan Dari Jabatannya, Begini Ceritanya
Namun ia membenarkan telah di skors oleh kepala sekolah. Kusnadi mengaku diskors selama 6 bulan atas tuduhan itu.
“Saya diskors selama 6 bulan, lembaga pendidikan kocar-kacir, saya keluar kemudian dari kubu yayasan dan Bu Wahyu itu berebut yayasan,” jelas Kusnadi dihadapan wartawan.
Dia menyebut, bahwa Bu Wahyu ini membuat yayasan baru sementara yayasan yang lama masih berdiri.
“Yayasan yang baru adalah yang dipegang bu Wahyu, ketuanya Pak Said, kalau yang lama Bu Mutmainah, itu yang saya tahu,” ucap dia.
Pihaknya saat ini sudah enggan ikut campur urusan lembaga itu, ia memilih lembaga pendidikan lain untuk kembali mengajar.
“Saya sudah tidak mengikuti lagi perkembangannya, saya ingin mencari ketenangan, lepas dari situ. Mangkanya saya keluar,” ungkapnya.
Disinggung, buntut pemecatan kepala sekolah yang dianggap berimbas pada sejumlah guru mengundurkan diri dan siswa pindah sekolah pihaknya tidak bisa memberikan jawaban. “saya tidak tahu, saya tidak mau ikut campur lagi,” ucapnya.
Baca Juga: Heboh, Siswa SMKN 1 Siduaori Meninggal Diduga Dianiaya Kepala Sekolah
“Saya ingin keduanya ini damai jangan sampai bertengkar, yang dirugikan siswa,” pungkasnya.
Sebelumnya di beritakan . Gara-gara Ulah Oknum Guru Kepala Sekolah Malah Dipecat, Berujung 49 Siswa Pindah Sekolah