nasional

Profil Irjen Pol Prof Chryshnanda Dwilaksana: Jenderal Bintang Dua yang Bakat Jadi Pelukis

Minggu, 7 Juli 2024 | 12:42 WIB
Profil Irjen Pol Prof Chryshnanda Dwilaksana. (Istimewa)

MAWACITAPOST.COM - Irjen Pol Prof Chryshnanda Dwilaksana, adalah sosok yang dikenal luas baik di lingkungan kepolisian maupun di dunia seni. Lahir di Magelang, Jawa Tengah, pada 3 Desember 1967, Chryshnanda telah menorehkan berbagai prestasi baik sebagai perwira tinggi di Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) maupun sebagai seniman pelukis.

Dia memulai kariernya di Akpol, lulus pada tahun 1989, dan terus meniti karier hingga mencapai pangkat Bintang Dua. Sebagai polisi, Chryshnanda dikenal atas dedikasinya di berbagai bidang, terutama dalam lalu lintas.

Jabatan terakhir yang diembannya adalah Kepala Sekolah Staf dan Pimpinan Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Polri (Kasespim Lemdiklat Polri) sejak Desember 2022. Chryshnanda telah melalui berbagai pendidikan kepolisian seperti PTIK, SESPIM, SESPIMTI, dan Lemhannas, serta meraih gelar doktoral dari Universitas Indonesia dalam program studi Ilmu Lingkungan.

Kariernya yang cemerlang di kepolisian ditandai dengan berbagai jabatan strategis, mulai dari Kabid Humas Polda Metro Jaya hingga Dirkamsel Korlantas Polri. Namun, Chryshnanda juga memiliki sisi lain yang tak kalah mengagumkan sebagai seorang seniman.

Baca Juga: Noera Collagen Drink dengan Formula Baru yang Lebih Cepat Mencerahkan, Melembabkan, dan Anti-Aging

Sejak kecil, dia telah menunjukkan minat besar dalam melukis, meskipun sempat terkendala oleh kekhawatiran orang tua tentang masa depan sebagai seniman. Ketertarikannya pada seni membuatnya belajar secara otodidak, membaca buku-buku seni dari luar negeri, dan menguasai bahasa Inggris untuk memperluas wawasan seninya.

Hingga kini, Chryshnanda telah menciptakan sekitar 3.000 karya seni lukis, yang membuatnya dianugerahi rekor MURI sebagai polisi dengan karya lukisan terbanyak. Chryshnanda sering menggelar pameran seni, salah satunya pameran bertajuk "Taksu: Bahagia Sehat Jiwa Raga" di Museum ARMA, Ubud, Bali, yang menampilkan 135 lukisan.

Di tengah kesibukannya sebagai abdi negara, dia tetap aktif di berbagai komunitas seni di Jakarta, Yogyakarta, Bandung, dan Bali. Karya-karyanya mencerminkan kebebasan ekspresi dan imajinasi yang mendalam, dengan pesan-pesan yang kuat tentang kehidupan dan alam semesta.

Selain itu, Chryshnanda juga dikenal sebagai pribadi yang rendah hati dan ramah. Di media sosial, dia aktif berbagi karyanya dan terhubung dengan banyak orang, menunjukkan bahwa dedikasi dan cinta pada seni bisa berjalan seiring dengan tugas sebagai polisi.

Baca Juga: Faigiziduhu Ndruru Usul Rakernas Moeldoko Center Dorong Pemerintah Jadikan Sorgum sebagai Pangan Alternatif Nasional

Dukungan dari keluarga, terutama istrinya yang seorang dokter gigi, Elisabeth Rosdwiana, juga menjadi salah satu faktor penting dalam perjalanan hidup dan karier Chryshnanda. Chryshnanda adalah contoh nyata bagaimana seseorang bisa sukses di dua dunia yang berbeda, membawa dampak positif baik dalam penegakan hukum maupun dalam dunia seni. Dengan segala pencapaiannya, Chryshnanda terus menginspirasi banyak orang untuk mengikuti passion mereka.

Tags

Terkini