Pakaian bernuansa hitam lengkap dengan tas anyaman itu merupakan pakaian dari hasil karya Jaro Saija. Jaro merupakan tetua adat sekaligus kepala Desa Kanekes Banten.
Presiden menyampaikan perasaan syukurnya karena bisa menggunakan pakaian adat asli Baduy. Karena selain bentuk penghargaan presiden terhadap nilai-nilai luhur adat dan budaya Baduy, Ia juga menyatakan bahwa pakaian itu nyaman digunakan.
"Busana yang saya pakai ini adalah pakaian adat suku Baduy. Saya bersyukur karena sederhana, simpel, dan nyaman dipakai," terang Jokowi.
Kemudian Jokowi mengucapkan terimakasih kepada kepala Desa Kanekes Banten karena telah menyiapkan baju adat untuk sidang tahunan MPR RI 2021.
BACA JUGA : Outfit Presiden dan Wapres di Sidang Tahunan MPR RI Curi Perhatian !
"saya ucapkan terima kasih kepada pak Jaro Saija, Ketua Kepala Adat Suku Baduy yang telah menyiapkan baju adat ini," kata Jokowi dalam pidatonya.
Sebelumnya, akun resmi Kantor Staf Kepresidenan menyampaikan bentuk penghormatann dan penghargaan Jokowi terhadap budaya Baduy dalam mengenakan pakaian itu.
"Presiden @jokowi memilih menggunakan pakaian adat suku Baduy sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan pada keluhuran nilai-nilai adat dan budaya suku Baduy," cuit @KSPgoid, Senin (16/08/2021).