nasional

Kontroversi Jurassic Park di Taman Nasional Komodo, Mardani Ali : Pertimbangkan Kata UNESCO

Senin, 9 Agustus 2021 | 14:33 WIB
Jakarta, NAWACITAPOSTProyek pembangunan taman nasional komodo yang akan dirubah menjadi lokasi wisata dengan sebutan Jurassic Park tetap dilanjutkan setelah mendapat perhatian dari) United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization) UNESCO. Sebelumnya, organisasi Pendidikan dan Kebudayaan ini meminta agar proyek ini dihentikan karena dinilai bakal berdampak buruk bagi lingkungan terutama habitat komodo.

Menanggapi hal ini, anggota DPR RI, Mardani Ali Sera mengatakan bahwa hal ini harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah dengan memberikan informasi yang terbuka kepada masyarakat.

"Ini harus ditanggapi secara serius oleh pemerintah, berikan informasi yang komprehensif kepada publik," cuitannya di twitter @MardaniAliSera, Senin (09/08/2021)

Kemudian Ia melanjutkan bahwa seluruh pembangunan yang dikerjakan harus memperhatikan kelestarian alam dan lingkungan disamping aspek ekonomi. Sebab investasi yang saat ini dikejar lama kelamaan diperkirakan bisa merusak ekosistem.

"Semua mesti ramah alam, jangan hanya melihat dari aspek ekonomi. Investasi yang berlebihan pada akhirnya akan merusak ekosistem setempat," sambungnya

Ia juga menambahkan, tiap pembangunan di Taman Nasional Komodo harus berdasarkan persetujuan dari semua pihak. Peringatan yang sudah dikeluarkan oleh UNESCO juga patut dipertimbangkan dalam pembangunan pariwisata berbasis alam.

"dan tiap perubahan/pembagunan di TN Komodo harus ada persetujuan dari semua pihak yang mewarisi situs ini. Peringatan dari UNESCO layak jd pelajaran agar pembangunan pariwisata berbasis alam harus berlandaskan konservasi,"

Disisi lain Wiranto selaku Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem KLHK menyatakan bahwa proyek yang sedang berjalan itu tidak akan mengganggu bagi kehidupan komodo, karena dalam pembangunan hanya merenovasi pada struktur yang telah ada.

"Proyek ini akan dilanjutkan… sudah disetujui tidak akan memberikan dampak," tegas Wiranto kepada media.

Terkini