nasional

Lestarikan Budaya Nusantara, 3000 Warga Batak Siagian Hadiri Pesta Bona Taon 2024 dan Penyerahan SK PPRSB

Minggu, 28 April 2024 | 19:55 WIB
Pengurus Punguan Pomparan Raja Siagian Dobot Boruna (PPRSB). (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Sebanyak 3000 warga Batak, khususnya marga Siagian memadati area Jakarta International Velodrome, Rawamangun, Jakarta Timur, pada Minggu (28/4/2024). Kehadiran mereka untuk mengikuti Pesta Bona Taon 2024, sekaligus penyerahan Surat Keputusan (SK) pengurus Punguan Pomparan Raja Siagian Dobot Boruna (PPRSB) se-Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (Jabodetabek).

Ketua Umum PPRSB Gideon Siagian mengatakan, kepengurusan yang dipimpinnya akan melaksanakan tugas sejak dilantik pada 24 Maret 2024 hingga Maret 2027. Selama 3 tahun ke depan, pihaknya akan menyatukan marga Siagian.

"Kami ini Siagian ini tetap satu, dan ke depan tidak ada Siagian-Siagian yang lain (organisasi) hanya PPRSB," kata Gideon, di Jakarta, Minggu (28/4/2024).

Adapun program kerja PPRSB di bawah kepemimpinan Gideon masih akan berfokus pada mempertahankan tradisi adat Batak Siagian. Selanjutnya, pihaknya akan fokus pada layanan kedukaan dan suka cita, termasuk pernikahan, serta kegiatan sosial lainnya.

"Tradisi adat kita akan kita pertahankan, yang dari dahulu kala sudah ada, bahkan sebelum Indonesia merdeka. Dan akan kita wariskan ke anak cucu kita," kata Gideon.

Pengurus Punguan Pomparan Raja Siagian Dobot Boruna (PPRSB). (Istimewa)

Sementara itu, Sekertaris Umum (Sekum) Alexander Siagian mengatakan, Bona Taon bisanya dilakukan 3 tahun sekali. Dalam acara tersebut, biasanya dilakukan pula pergantian pengurus PPRSB.

"Jadi saat ini merupakan pengurus yang baru, periode 2024-2027," kata Alexander.

Ia mengaku bahagia, banyak yang hadir dalam Pesta Bona Tahun kali ini. Awalnya, pengurus PPRSB hanya menargetkan 2000-an peserta, tetapi yang hadir malah sampai 3000 orang.

Selain itu, untuk partisipasi warga Batak, khususnya dari marga Siagian dalam acara ini juga cukup besar. Terbukti dari target pengumpulan dana untuk kegiatan ini sebesar Rp700 juta. Namun, hanya dalam waktu dua bulan, dana yang terkumpul ternyata melebihi target, yakni Rp750 juta.

"Rp500 juta untuk kegiatan ini, dan kita juga harus mengisi kas PPRSB, rencananya Rp200 juta" kata Alexander.

Baca Juga: Mengenal Acara Adat Batak Toba Mambosuri yang Digelar Jessica Mila dan Keluarga

Ke depan, lanjut Alexander, pihaknya akan melakukan kerja cepat dan tepat. Hal pertama yang akan dilakukan kepengurusan baru, yaitu membuat database terkait warga Batak, dari marga Siagian. Database ini penting untuk mengetahui jumlah dan keberadaan marga Siagian.

"Rencananya beberapa waktu lagi kita launching, jadi anggota bisa mendaftar," kata dia.

Halaman:

Tags

Terkini