nasional

Lima Ratus Bendera PASTI Berkibar di Medan, Simbol Keyakinan PASTI Memperjuangkan Kesetaraan bagi Mereka yang Termarjinalkan dan Terdiskriminasi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:00 WIB
Ketua Umum PASTI, Ruyandi Hutasoit didamping Sekjend PASTI bersama jajaran Pengurus DPW dan DPC PASTI di Sumatera Utara

NAWACITAPOST.COM — Pada Rabu, 28 Oktober 2026, cuaca Kota Medan mulai teduh, tidak seperti beberapa hari sebelumnya yang cenderung panas. Sore hari sebelumnya bahkan sudah mulai turun hujan. Keteduhan suasana hari itu menyambut kedatangan Ketua Umum PASTI Ruyandi Hutasoit bersama Sekretaris Jenderal, Dwi Urip Premono di Bandara Internasional Kualanamu.

Bandara ini melayani wilayah Medan, Binjai, Deli Serdang, dan Karo, terletak di Kabupaten Deli Serdang, 23 km arah timur dari pusat Kota Medan. Kualanamu merupakan bandara tersibuk ke-4 di Indonesia. Lokasi bandara ini merupakan bekas areal perkebunan PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa yang terletak di Desa Pasar Enam Kualanamu, Kecamatan Beringin, Deli Serdang.

Di luar pintu kedatangan dalam negeri bandara beberapa orang berseragam taktikal warna ungu tampak siap berjaga. Mereka adalah Prof. Togu Harlen Lumbanraja, Parlon Sianturi, Evelyn Sianturi, dan Metro Sitorus. Ke-4 pengurus wilayah PASTI Sumut tersebut menyambut kedatangan kedua pejabat DPP PASTI dengan penuh kehangatan keluarga. Mereka lalu bergegas menuju sebuah restoran yang cukup terkenal di kota itu, memenuhi undangan makan siang dari seorang Anak Tuhan yang tergerak hatinya untuk mendukung pergerakan PASTI di wilayah Sumatera Utara.

Baca Juga: Imigrasi Belawan Raih Dua Penghargaan Nasional dalam Program Desa Binaan Imigrasi 2026

Sepanjang perjalanan dari bandara menuju lokasi tujuan tampak pemandangan yang sangat membesarkan hati, yaitu berkibarnya 500 bendera ungu PASTI di sisi kanan jalan. Melihat hal tersebut, Ketua Umum Ruyandi Hutasoit menyatakan keyakinannya PASTI menjadi partai besar dan kokoh di wilayah Sumatera Utara.

Setelah jamuan makan siang selesai, selanjutnya semua menuju Hotel Alam, tempat dilangsungkannya acara pelantikan dan pengukuhan pengurus DPW Sumatera Utara dan 12 DPC di bawahnya.

 

Manortor dan Mangulosi

Prof. Togu Lumbanraja, Parlon Sianturi, dan Evelyn Sianturi masing-masing dikukuhkan sebagai ketua, sektetaris, dan bendahara DPW PASTI Sumatera Utara. Sedangkan ke-12 ketua cabang masing-masing adalah Patar Banjarnahor Ketua DPC Kota Medan, Malem Keliat Ketua DPC Kota Binjai, Ferkiner Sianturi Ketua DPC Kota Tebing Tinggi, Jonter Mahulae Ketua DPC Kota Tanjung Balai, Edward Alezandro Lumbanraja Ketua DPC Kabupaten Deli Serdang, Imannuel Sianturi Ketua DPC Kabupaten Langkat, Andi Sastra Ginting Ketua DPC Kabupaten Karo, Rudi Toni Lumbantobing Ketua DPC Kabupaten Pakpak Bharat, Hotdel Sitompul Ketua DPC Kabupaten Tapanuli Tengah, Marudut Martua Hamonongan Sitinjak Ketua DPC Kabupaten Batubara.

Tepat jam 16.00 acara dimulai. Di pintu masuk ruangan, empat gadis cantik penari tor-tor dengan kain ulos siap menyambut para tamu kehormatan dari DPP PASTI tersebut. Begitu musik gondang diperdengarkan, para penari mempersilakan keduanya memasuki ruangan sambil memandu mereka mengikuti gerakan ritmis alunan gondang.

Manortor adalah tradisi menarikan tarian tor-tor, yaitu tarian tradisional khas masyarakat Suku Batak sebagai sarana menyampaikan doa, rasa syukur, serta penghormatan ( somba ) kepada Sang Pencipta atau tamu yang dihormati. Selanjutnya, setiba di depan panggung acara, ketua wilayah dan sekretaris wilayah PASTI Sumut masing-masing menyematkan kain ulos ke bahu Ketua Umum dan Sekretaris Jenderal DPP PASTI sebagai lambang penghormatan, curahan kasih sayang, dan harapan baik.

 

PASTI Partai Pilihan Rakyat

Hadir pada acara tersebut beberapa perwakilan dari pihak pemerintah, yaitu Rakhmat Adisyahputra Harahap Staf Ahli Wali Kota Medan Bidang Politik, Hukum, dan Pemerintahan serta Jeffrey Siregar Sekretaris Badan Kesbangpol Deli Serdang. Rakhmat Adisyahputra Harahap membacakan sambutan Wali Kota Medan yang memberi selamat kepada seluruh pengurus DPW dan DPC PASTI di wilayah Sumatera Utara yang dilantik.

"Pelantikan ini bukan sekadar seremoni organisasi tapi lebih untuk memperkuat komitmen dan tanggung jawab serta membangun semangat pengabdian kepada masyarakat. PASTI diharapkan dapat menjadi wadah untuk menyalurkan aspirasi masyarakat, memberikan pendidikan politik, serta melahirkan gagasan dan solusi dari berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat. Saya mengharapkan kepada semua pengurus yang baru dilantik agar dapat menjalankan amanah organisasi dengan penuh tanggung jawab, menjunjung tinggi nilai-nilai demokrasi, serta senantiasa mengutamakan kepentingan masyatakat," tulis Wali Kota Medan.

Terkait dengan harapan Wali Kota Medan, Ketua DPW PASTI Sumatera Utara Prof. Togu Harlen Lumbanraja mengatakan bahwa banyak kasus yang memarjinalkan dan mendiskriminasi umat Kristiani di Sumatera Utara. "Ada pembubaran ibadah, pengrusakan tempat ibadah, pembakaran gereja, dan intimidasi bahkan penganiyayaan. Sayangnya tidak ada anggota dewan perwakilan rakyat yang bisa membela para korban dan memperjuangkan hak mereka karena terbentur pada kebijakan partainya," kata Togu.

Halaman:

Tags

Terkini