nasional

Perkuat Layanan Rujukan, 27 Nakes dari 9 Puskesmas Ikuti OJT di RSUD dr. M. Thomsen Nias

Selasa, 29 September 2026 | 10:07 WIB
Peserta OJT Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal mengikuti kegiatan pelatihan yang digelar Dinkes Nias Barat bersama RSUD dr. M. Thomsen Nias.

NAWACITAPOST.COM – Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat bekerja sama dengan RSUD dr. M. Thomsen Nias menggelar On The Job Training (OJT) Kasus Kegawatdaruratan Maternal dan Neonatal bagi tenaga kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP).

Kegiatan yang berlangsung mulai 28 September hingga 7 Oktober 2026 tersebut dipusatkan di RSUD dr. M. Thomsen Nias. Sebanyak 27 tenaga kesehatan dari sembilan UPT Puskesmas se-Kabupaten Nias Barat ambil bagian dalam pelatihan ini.

Peserta terdiri atas 9 dokter umum, 9 bidan, dan 9 perawat. Mereka dibagi dalam tiga gelombang atau angkatan, dengan masing-masing gelombang mengikuti pelatihan selama tiga hari.

Pembukaan kegiatan ditandai dengan sambutan sekaligus penyerahan peserta secara resmi oleh Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat yang diwakili Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas), Eferman Halawa, SKM., MM.

Dalam sambutannya, Eferman menyampaikan bahwa OJT tersebut diarahkan untuk meningkatkan kompetensi, kesiapsiagaan, serta keterampilan klinis tenaga kesehatan di tingkat puskesmas dalam menghadapi kasus kegawatdaruratan maternal dan neonatal.

Baca Juga: Kunjungi TK Epifania dan KB Sanolo, Bunda PAUD Nias Barat Kampanyekan Sekolah Bebas Bullying

Menurutnya, kemampuan tenaga kesehatan dalam memberikan penanganan awal secara cepat dan tepat menjadi bagian penting dalam memastikan pasien mendapatkan pelayanan yang sesuai sebelum maupun selama proses rujukan.

Ia berharap pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan di masing-masing fasilitas kesehatan.

“Kami berharap ilmu yang diperoleh selama OJT dapat diimplementasikan secara nyata di fasilitas kesehatan masing-masing, sehingga pelayanan dan sistem rujukan dasar dapat semakin optimal,” demikian disampaikan dalam sambutannya.

Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Direktur RSUD dr. M. Thomsen Nias yang diwakili Kepala Tata Usaha (KTU), Rini Kurniawati Ndruru, SKM.

Pihak manajemen RSUD dr. M. Thomsen Nias menegaskan komitmennya dalam mendukung peningkatan kapasitas sumber daya manusia di FKTP. Dukungan tersebut dilakukan melalui pendampingan klinis secara berkelanjutan, penyediaan fasilitas praktik, serta penguatan jejaring rujukan maternal dan neonatal.

Baca Juga: Perubahan KUA-PPAS 2026 Nias Barat, Pendapatan Diproyeksikan Rp880,11 Miliar

Penguatan jejaring tersebut diharapkan dapat mendukung proses penanganan pasien secara lebih terintegrasi, khususnya ketika kasus kegawatdaruratan membutuhkan tindakan dan rujukan lebih lanjut ke rumah sakit.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut salah satu narasumber utama, Dokter Spesialis Anak dr. Dewi M. Pasaribu, M.Ked(Ped), Sp.A, jajaran staf RSUD dr. M. Thomsen Nias, serta jajaran staf Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Nias Barat.

Halaman:

Tags

Terkini