Sebab uang yang digunakan bukan uang menteri, bukan uang partai, bukan uang pejabat.
Itu uang rakyat.
Kalau programnya memang bersih, produktif dan untuk kepentingan inklusi keuangan, seharusnya pemerintah tidak perlu alergi terhadap pertanyaan.
Sebaliknya, semakin besar uang yang hendak dibelanjakan, semakin terang pula lampu sorot publik harus diarahkan.
Rp11 triliun jangan menjadi angka yang hanya bisa disebutkan di podium, tetapi sulit dijelaskan ketika rakyat meminta rincian. ***