nasional

Hak Angket Tinggal Tunggu Perintah Megawati

Rabu, 20 Maret 2024 | 10:09 WIB
Wakil Deputi Kinetik Teritorial Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud, Adian Napitupulu. (X)

NAWACITAPOST.COM - nggota Fraksi PDI-P, Adian Napitupulu, meyakini bahwa Ketua Umum PDI-P, Megawati Soekarnoputri, tetap mempertahankan keberaniannya dalam menegakkan demokrasi. Pernyataan ini disampaikan Adian usai ditanya apakah Megawati mendukung DPR untuk segera menggulirkan hak angket demi menyelidiki dugaan kecurangan Pilpres 2024.

Adian menyatakan bahwa keberanian Megawati tidak berubah, sama seperti ketika menghadapi rezim Orde Baru puluhan tahun silam. Dia mengingatkan peristiwa-peristiwa masa lalu, seperti saat kantor pusat PDI diserang dan terjadinya Peristiwa Kudatuli atau Peristiwa Kerusuhan 27 Juli 1996.

Menurut Adian, Megawati adalah orang yang sama dengan keberanian yang sama seperti 25, 27, atau 28 tahun yang lalu. "Gue bisa pastikan Ibu Mega adalah orang yang sama, yang punya keberanian yang sama seperti 25 tahun, 27 tahun, 28 tahun yang lalu," kata dia.

Baca Juga: Hasil Rekapitulasi Pemilu 2024: Daftar 20 Caleg Artis yang Berpeluang Lolos ke DPR RI

Menurut Adian, saat ini Fraksi PDI-P DPR tinggal menunggu perintah dari Megawati mengenai kepastian tanggal menggulirkan hak angket. Adian mengaku tidak mengetahui kapan Megawati akan memerintahkan Fraksi PDI-P DPR untuk melangkah labih lanjut.

Namun, dia yakin bahwa perintah tersebut akan disampaikan kepada mereka saat waktu yang tepat tiba. Adian juga menegaskan bahwa pimpinan Fraksi PDI-P DPR tidak akan diam terkait wacana hak angket.

Adian juga menepis anggapan bahwa pimpinan Fraksi PDIP tidak memberikan pernyataan atau pandangan soal hak angket. Menurutnya, kehadiran mereka menemui pendemo adalah atas perintah fraksi PDI-P DPR.

Sebelumnya, Anggota DPR Fraksi PDIP, Adian Napitupulu, dan Masinton Pasaribu menyambut ratusan massa yang mendesak hak angket untuk menyelidiki dugaan kecurangan Pemilu 2024 di depan Gerbang DPR RI, Jalan Gatot Subroto, Jakarta, pada Selasa sore (19/3).

Baca Juga: Masjid Istiqlal Sediakan Fasilitas Iktikaf VIP untuk 10 Hari Terakhir Ramadan

Dalam sambutannya, Adian menegaskan bahwa pihaknya tidak ingin setengah-setengah dalam mengajukan hak angket DPR untuk mengusut tuntas kecurangan Pemilu 2024. "Saya tidak mau kita melangkah tapi putus di tengah jalan, kenapa? Datanya lemah, argumentasinya lemah," kata dia.

Tags

Terkini