nasional

Muktamar ke-35 NU Resmi Ditutup, Gus Ipul: Musyawarah dan Adab Santri Jadi Kekuatan NU

Senin, 31 Agustus 2026 | 15:10 WIB
Ketua Panitia Pengarah/Pelaksana Muktamar ke-35 NU, KH Saifullah Yusuf atau Gus Ipul

"Ini menunjukkan bahwa kader-kader NU berbesar hati di tengah-tengah perbedaan pendapat. Semoga kepemimpinan beliau berdua membawa NU semakin kokoh dan semakin besar manfaatnya di tengah-tengah umat, bangsa, dan negara," tuturnya.

Digitalisasi hingga Dampak Ekonomi
Selain dinamika kepemimpinan, Muktamar ke-35 juga disebut menghadirkan pembaruan dalam tata kelola penyelenggaraan.

Berdasarkan survei internal panitia, lebih dari 90 persen peserta menyatakan puas terhadap pelayanan selama pelaksanaan muktamar.

Sistem berbasis teknologi digital digunakan dalam sejumlah aspek, termasuk proses pendaftaran, akomodasi, serta pengaturan jadwal persidangan.

Muktamar ke-35 juga memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat Jombang. Lebih dari 3.000 peserta dan peninjau tercatat mengikuti kegiatan yang melibatkan 34 PWNU, 523 PCNU, serta 33 PCINU.

Aktivitas muktamar turut menggerakkan sektor ekonomi masyarakat sekitar Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas.


Lebih dari 1.000 stan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hadir di kawasan sekitar lokasi kegiatan.
"Tentu Muktamar ini juga menghidupkan jalan-jalan Tambakberas dengan lebih dari 1.000 stan UMKM," kata Gus Ipul.

Penutupan Muktamar ke-35 NU kemudian diresmikan oleh Presiden Republik Indonesia. Prosesi ditandai dengan pemukulan rebana bersama jajaran Mustasyar dan Syuriyah PBNU.

Berakhirnya muktamar tersebut menjadi penanda dimulainya fase baru perjalanan Nahdlatul Ulama dengan kepemimpinan yang telah ditetapkan, sekaligus membawa semangat baru untuk memperkuat khidmah NU bagi umat, bangsa, negara, hingga peradaban dunia. ***

Halaman:

Tags

Terkini

AHWA Sepakat, Gus Kikin Resmi Nahkodai PBNU 2026-2031

Senin, 31 Agustus 2026 | 08:10 WIB