nasional

“Dari Mimbar Akademik ke Panggung Pengabdian”: STT IKAT Jakarta Cetak 175 Wisudawan, Lahirkan Pemimpin Bangsa dan Pelayan Umat

Senin, 8 Juni 2026 | 09:46 WIB
Momentum bersejarah 40 tahun perjalanan STT IKAT Jakarta. Sebanyak 175 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan

NAWACITAPOST.COM — Perjalanan panjang selama empat dekade kembali menorehkan sejarah. Sekolah Tinggi Teologia IKAT Jakarta membuktikan eksistensinya sebagai lembaga pendidikan yang bukan hanya melahirkan pelayan gereja, tetapi juga tokoh-tokoh berpengaruh di tengah masyarakat dan pemerintahan.

Memasuki usia ke-40 tahun, STT IKAT Jakarta di bawah kepemimpinan Jimmy M. Lumintang terus menunjukkan kiprah luar biasa di dunia pendidikan tinggi. Dari rahim kampus inilah lahir para alumni yang kini tersebar di seluruh penjuru Indonesia, mengabdi sebagai pendeta, pendidik, pemimpin organisasi, bahkan menduduki jabatan strategis di eksekutif dan legislatif, seperti anggota DPR hingga kepala daerah.

Rekam jejak itu membuat STT IKAT Jakarta semakin diperhitungkan, terutama dalam pengabdian kepada masyarakat. Para dosen dan mahasiswa aktif melayani dalam berbagai kegiatan lintas gereja, organisasi Kristen, hingga lintas agama sebagai implementasi nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Komitmen terhadap mutu pendidikan kembali dibuktikan melalui Wisuda Tahun Akademik 2025/2026 yang digelar dengan penuh khidmat di Auditorium Lemigas, Cipulir, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, Jumat, 5 Juni 2025. Mengusung tema “Sungguh-sungguh Berusaha Menambahkan kepada Imanmu” yang terinspirasi dari 1 Petrus 1:5, momentum ini menjadi saksi lahirnya generasi baru intelektual Kristen yang siap berkarya bagi bangsa dan gereja.

Sebanyak 175 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan, terdiri dari lulusan program sarjana, magister, hingga doktoral dari jurusan pendidikan, teologia, dan kepemimpinan.

Wisuda ke-40 ini terasa semakin istimewa karena menjadi tonggak bersejarah bagi para lulusan dan keluarga mereka. Sidang wisuda dibuka secara resmi oleh Yasonna Laoly selaku Ketua Dewan Guru Besar STT IKAT Jakarta sekaligus mantan Menteri Hukum dan HAM Republik Indonesia pada era Presiden Joko Widodo.

Suasana akademik semakin berwibawa saat orasi ilmiah disampaikan oleh Disiplin F. Manao, alumni STT IKAT yang kini menjabat sebagai Kepala Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara Medan, Sumatera Utara. Dalam pesannya, ia mengajak seluruh alumni untuk terus menjaga nama baik almamater dan mengimplementasikan ilmu yang diperoleh demi kemajuan masyarakat.

Di bawah nahkoda Dr. Jimmy M. Lumintang, STT IKAT berhasil mempertahankan kualitas sebagai perguruan tinggi yang terakreditasi baik oleh BAN-PT maupun lembaga akreditasi lainnya. Kiprah sosialnya pun semakin nyata, salah satunya melalui program pendidikan di kawasan 3T (Tertinggal, Terdepan, dan Terluar) sebagai bentuk kepedulian terhadap pemerataan pendidikan di Indonesia.

Tak hanya mencetak akademisi, STT IKAT juga terus mendorong masyarakat untuk meningkatkan harkat dan martabat melalui pendidikan tinggi. Dengan berbagai kemudahan dan pendekatan humanis, kampus ini membuka jalan bagi siapa saja yang ingin kembali belajar dan mengembangkan diri.

Salah satu sosok yang mencuri perhatian dalam wisuda kali ini adalah Dominggus Saiba. Bupati Kabupaten Pegunungan Arfak tersebut akhirnya berhasil menuntaskan studi doktoralnya setelah sempat tertunda karena kesibukannya di dunia politik. Tokoh intelektual muda Gereja GPKAI dari Suku Arfak itu kini menorehkan prestasi baru, membuktikan bahwa pengabdian kepada masyarakat dapat berjalan seiring dengan semangat menuntut ilmu.

Wisuda STT IKAT Jakarta tahun ini bukan sekadar seremoni akademik. Lebih dari itu, ini adalah perayaan lahirnya para pemimpin baru—mereka yang dipersiapkan untuk menjadi terang, membawa perubahan, dan mengabdi bagi gereja, masyarakat, dan bangsa Indonesia.

 

 

Tags

Terkini