nasional

Densus 88 Antiteror Tangkap Dua Terduga Teroris di Jawa Tengah dan Jawa Timur

Rabu, 31 Januari 2024 | 20:17 WIB
Densus 88 tangkap 2 terduga teroris di Jawa Tengah. (X)

NAWACITAPOST.COM - Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri terus mengintensifkan upaya pemberantasan terorisme dengan menangkap dua terduga teroris baru.

Kedua tersangka ini merupakan hasil pengembangan dari penangkapan sebelumnya terhadap anggota jaringan Jamaah Islamiyah (JI) di Jawa Tengah.

Pada 27 Januari 2024, satu orang berhasil ditangkap di Boyolali, Jawa Tengah, sementara satu terduga teroris lainnya diringkus di Magetan, Jawa Timur, pada tanggal 29 Januari 2024.

Baca Juga: Gandeng Baznas, McDonald's Target Donasi untuk Palestina Rp350 Miliar

Meskipun belum diungkap secara rinci mengenai identitas kedua terduga teroris ini, Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko, Karopenmas Divisi Humas Polri, menyatakan bahwa keduanya masih terkait dengan jaringan Jamaah Islamiyah.

"Proses penyidikan masih terus dilakukan oleh Densus 88 Antiteror Polri," tegasnya, Rabu (31/1/2024).

Mereka merupakan bagian dari perkembangan proses penyidikan terhadap 10 tersangka terduga teroris sebelumnya. Trunoyudo tidak memberikan perincian lebih lanjut mengenai peran yang dimainkan oleh kedua tersangka tersebut.

Baca Juga: Anwar Usman Ajukan Gugatan ke PTUN, Minta Dibatalkan Pengangkatan Suhartoyo Sebagai Ketua MK

Sebelumnya, Densus 88 telah berhasil menangkap sepuluh terduga teroris dengan inisial S alias M, M alias R, T alias A, P alias K, N alias A, T alias J, E alias W, N, SU, dan MU. Mereka tergabung dalam jaringan Jamaah Islamiyah Qodimah Wilayah Timur.

Peran mereka bervariasi mulai dari fungsi pendukung operasional kelompok JI, menyembunyikan Daftar Pencarian Orang (DPO)/pelarian, hingga pencarian dana, logistik, dan pengembangan personel.

Trunoyudo menyatakan bahwa proses penyidikan terhadap jaringan terorisme ini masih terus berlangsung. Densus 88 Antiteror Polri bersikap tegas dan berkomitmen untuk mengungkap semua informasi terkait aktivitas terorisme guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Terkini