nasional

Orang Ini Hidup Selama 382 Hari Tanpa Makan, Bagaimana Bisa?  

Rabu, 12 Maret 2025 | 14:31 WIB
Angus Barbieri, lebih dari satu tahun tanpa makan makanan padat. (Guinness World Record.)

 

NAWACITAPOST.COM - Manusia dapat bertahan tanpa makan dan minum selama seharian, bahkan lebih lama dalam kondisi tertentu seperti menjalani program diet yang terukur. Namun, pertanyaannya adalah seberapa lama manusia benar-benar bisa bertahan hidup tanpa makanan?

Dalam sejarah, Guinness World Records mencatat bahwa ada seseorang yang mampu bertahan selama 382 hari atau lebih dari 1 tahun, tanpa mengonsumsi makanan padat. Selama periode tersebut, ia hanya mengonsumsi teh, kopi, air, soda, dan vitamin untuk menjaga tubuhnya tetap berfungsi.

Orang yang menjalani hal tersebut adalah Angus Barbieri, yang pada tahun 1960-an memulai program penurunan berat badan akibat obesitas. Antara Juni 1965 dan Juli 1966, berat badannya turun dari 214 kg menjadi hanya 80,74 kg.

Perubahan drastis ini terjadi di bawah pengawasan dokter, yang memastikan bahwa tubuhnya tetap mendapatkan nutrisi penting melalui suplemen tertentu. Ketika programnya dianggap selesai, Angus tetap merasa baik-baik saja dan bahkan menolak untuk langsung kembali ke pola makan normal.

Citramaja City, tempat hunian modern yang menawarkan kenyamanan, kemudahan, dan keharmonisan hidup. (Instagram)

Makanan pertama yang dikonsumsinya setelah 382 hari adalah telur rebus dengan sepotong roti panggang mentega. Meskipun kisahnya mencatat rekor, para ahli kesehatan tidak menyarankan metode ini bagi siapa pun yang ingin menurunkan berat badan.

Berpuasa dalam jangka waktu yang lama tanpa pengawasan medis dapat menyebabkan berbagai komplikasi kesehatan, termasuk ketegangan berlebih pada jantung dan risiko kekurangan nutrisi yang berbahaya. Secara umum, manusia dapat bertahan tanpa makanan hingga beberapa bulan tergantung pada kondisi fisik masing-masing individu.

Menurut Healthline, dalam 24 jam pertama tanpa makanan, tubuh masih menggunakan glukosa yang tersimpan untuk menghasilkan energi. Namun, setelah itu, tubuh mulai memecah glikogen yang tersimpan di hati dan otot untuk mempertahankan kadar glukosa dalam darah. Pada hari kedua, sumber glukosa mulai menipis dan tubuh mulai menggunakan jaringan otot sebagai sumber energi.

Tubuh manusia dirancang untuk mempertahankan otot sebanyak mungkin. Tetapi, dalam kondisi kekurangan kalori yang ekstrem, metabolisme akan berubah untuk mengurangi jumlah energi yang dibakar.

Baca Juga: Ini Cara Mudah Tukar Minyak Jelantah di Alfamart, Cek Lokasinya!

Tidak ada batas waktu pasti mengenai berapa lama seseorang bisa bertahan tanpa makanan. Sebab, hal ini bergantung pada faktor individu seperti usia, berat badan, tingkat hidrasi, serta kondisi kesehatan secara keseluruhan.

Secara umum, tanpa makanan dan air, manusia diperkirakan dapat bertahan hidup selama sekitar satu minggu. Jika hanya mengandalkan air tanpa makanan, seseorang bisa bertahan hidup selama 2 hingga 3 bulan.

Namun, bertahan hidup dalam kondisi seperti ini bukanlah hal yang ideal dan berisiko menyebabkan berbagai masalah kesehatan serius. Karena itu, sangat tindakan ini tidak dianjurkan untuk dilakukan tanpa alasan medis yang jelas dan pengawasan profesional.

Tags

Terkini