Kementerian Luar Negeri RI juga telah memastikan bahwa WNI yang terdampak mendapatkan perlindungan hukum dan pendampingan kekonsuleran sesuai dengan hak-hak mereka. Di sisi lain, Partai Buruh juga mendesak Presiden Prabowo Subianto untuk segera mencopot Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (P2MI), Abdul Kadir Karding, dan Wakil Menteri Christina Aryani, yang dinilai tidak bertindak tegas dalam menangani kasus ini.
Mereka menilai bahwa pemerintah Indonesia terlalu lamban dalam merespons insiden ini dan tidak menunjukkan sikap yang tegas terhadap Malaysia. Unjuk rasa ini dipimpin oleh Koordinator Nasional Garda Metal, Mubarok, yang dalam orasinya menegaskan bahwa pemerintah harus bertanggung jawab dalam mengusut tuntas kasus penembakan ini.
Ia juga memperingatkan bahwa apabila tidak ada tindakan nyata dari pemerintah Indonesia maupun Malaysia, aksi demonstrasi akan terus dilakukan dengan skala yang lebih besar. Para demonstran berharap pemerintah dapat lebih aktif dalam melindungi hak-hak pekerja migran dan memastikan keadilan bagi korban yang terdampak dalam insiden ini.
Artikel Terkait
Pesawat Air Busan Terbakar Penumpang Berhasil di Evakuasi, Diduga Akibat Powerbank
Kegiatan Isra Miraj, Kapolsek Tualang Berikan Bantuan Kepada Anak Yatim
Irish Bella Berduka, Ayahanda Tercinta Meninggal Dunia
IMB di Lahan Sengketa? Wakil Ketua DPRD Surabaya Desak Pemkot Klarifikasi
Profil Said Didu: Birokrat yang Berani Mengungkap Kebenaran demi Rakyat