NAWACITAPOST.COM - Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, selama beberapa hari terakhir memicu banjir besar yang merendam Desa Kedungringin, Kecamatan Beji pada Kamis (16/01/2025).
Banjir dengan ketinggian air mencapai 60 hingga 100 sentimeter ini berdampak pada 6.690 jiwa dan merendam 2.350 rumah.
Warga terdampak kini bertahan di rumah masing-masing atau mengungsi sementara di musala dan rumah sanak saudara.
Menteri Sosial Saifullah Yusuf menegaskan bahwa Kementerian Sosial telah bergerak cepat untuk membantu masyarakat terdampak.
“Kami memastikan bahwa bantuan kedaruratan sampai ke lokasi bencana dengan segera. Saat ini, kami telah menyalurkan 800 paket makanan siap saji dan 150 lembar selimut. Ini adalah bantuan awal dari Kemensos yang diharapkan dapat memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak,” ujar Mensos Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul.
Baca Juga: Kemensos Rayakan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu ke-96
Ia juga menyoroti pentingnya dapur umum mandiri yang telah didirikan di Desa Kedungringin untuk mendukung kebutuhan pangan masyarakat selama banjir berlangsung.
“Dapur umum ini dikelola oleh warga setempat bersama Tagana, dengan dukungan bahan makanan dari Dinas Sosial dan BPBD Kabupaten Pasuruan. Ini adalah bukti nyata kerja sama antara pemerintah dan masyarakat mampu membantu saudara-saudara kita di masa sulit,” jelasnya.
Gus Ipul menegaskan pentingnya pendataan dan asesmen di lokasi bencana untuk memastikan bantuan tersalurkan dengan tepat.
“Pendataan yang cepat dan akurat adalah bagian dari langkah strategis Kementerian Sosial dalam memastikan setiap warga terdampak menerima bantuan sesuai kebutuhan.” ungkap Gus Ipul.
Meski tidak ada laporan korban jiwa maupun luka, Gus Ipul menegaskan bahwa pemerintah akan terus memantau situasi hingga banjir benar-benar surut.
Baca Juga: Siapkan Data Tunggal, Kemensos Luncurkan Aplikasi Cek Bansos
“Kami memahami bahwa kondisi ini belum selesai. Selain kebutuhan dasar seperti makanan dan selimut, warga terdampak juga sangat membutuhkan air bersih. Kami sedang berkoordinasi untuk memastikan pasokan air bersih bisa segera didistribusikan,” tambah Gus Ipul.
Ia juga mengingatkan pentingnya waspada mengingat curah hujan di wilayah Pasuruan masih tinggi.
Artikel Terkait
Kolaborasi Jadi Kunci Kemensos Wujudkan Kesetaraan dalam Berkarya
Kemensos Segera Salurkan Santunan Bagi Korban Meninggal Banjir Ponorogo
Siapkan Data Tunggal, Kemensos Luncurkan Aplikasi Cek Bansos
Momentum HUT DWP ke-25: Sinergi Strategis Mendukung Program Sosial Kemensos
Kemensos Rayakan HUT ke-25 Dharma Wanita Persatuan dan Hari Ibu ke-96