Minggu, 19 Juli 2026

BRI Siapkan Rp24,6 Triliun untuk Kebutuhan Nataru 2024  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Kamis, 12 Desember 2024 | 20:27 WIB
BRI telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp24,6 triliun untuk kebutuhan Nataru.    (Istimewa)
BRI telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp24,6 triliun untuk kebutuhan Nataru. (Istimewa)

 

NAWACITAPOST.COM - PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) telah menyiapkan uang tunai sebesar Rp24,6 triliun untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama periode Natal 2024 dan Tahun Baru 2025 (Nataru). Jumlah ini sedikit lebih rendah dibandingkan alokasi tahun lalu yang mencapai Rp25,2 triliun.

Penurunan tersebut didasarkan pada evaluasi kebutuhan masyarakat serta meningkatnya penguatan transaksi digital. Senior Executive Vice President Operation BRI, Nyoman Sugiriyasa, menyatakan bahwa uang tunai tersebut akan digunakan untuk melayani kebutuhan transaksi nasabah selama periode Nataru dari tanggal 25 Desember 2024 hingga 1 Januari 2025.

Perhitungan alokasi ini telah mempertimbangkan tren transaksi masyarakat yang semakin beralih ke layanan digital. Sepanjang tahun 2024, transaksi tarik tunai melalui mesin ATM/CRM BRI mengalami penurunan 10% secara year on year (YoY).

Sebaliknya, transaksi digital menunjukkan tren peningkatan yang signifikan. Hal ini terlihat dari kenaikan jumlah transaksi pada aplikasi Super Apps BRImo sebesar 39,8% YoY, transaksi QRIS BRI yang tumbuh 176% YoY, serta transaksi melalui EDC merchant BRI yang meningkat 97,8% YoY.

Baca Juga: Dukung UMKM, P3I Rayakan Akhir Tahun dengan Meet and Greet Fun Games Collaboration  

"Kami melihat peningkatan adopsi digital banking yang signifikan, sehingga kebutuhan uang tunai sedikit menurun. Namun, kami tetap mengutamakan kesiapan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di seluruh wilayah Indonesia, khususnya di daerah-daerah yang memiliki tradisi libur Natal," ujar Nyoman.

Dari total alokasi uang tunai yang disiapkan, sekitar 63% atau Rp15,6 triliun akan digunakan untuk pengisian mesin ATM/CRM di seluruh Indonesia. Sisanya, sebesar Rp9 triliun, akan dialokasikan untuk kebutuhan di kantor cabang, termasuk layanan kas keliling dan penyediaan uang tunai di daerah-daerah terpencil.

Hingga akhir September 2024, BRI mencatat memiliki lebih dari 721 ribu jaringan e-channel, terdiri dari 700 ribu EDC, 12 ribu mesin ATM, dan 9 ribu mesin CRM. Selain itu, BRI memastikan layanan perbankan, baik tunai maupun non-tunai, tetap dapat diakses oleh masyarakat selama periode Nataru.

Nasabah dapat memanfaatkan Super Apps BRImo yang terus dioptimalkan dengan teknologi terbaru untuk menjamin kemudahan dan keamanan transaksi. Aplikasi ini menawarkan lebih dari 100 fitur yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan finansial nasabah secara menyeluruh.

Baca Juga: PNM Mekaar Dorong Pelaku Usaha Kecil Raih Izin BPOM dan Sukses di Pasar Modern  

Masyarakat juga dapat menggunakan layanan AgenBRILink, yang saat ini jumlahnya telah mencapai lebih dari 1 juta agen tersebar di seluruh Indonesia. "AgenBRILink adalah salah satu ujung tombak kami untuk menghadirkan layanan keuangan yang inklusif.
Selama periode Nataru, kami memaksimalkan peran agen ini untuk melayani kebutuhan transaksi seperti tarik tunai, setor tunai, pembayaran tagihan, transfer antarbank, pembelian pulsa, serta transaksi perbankan lainnya," tambah Nyoman. Nyoman menutup pernyataannya dengan optimisme.

"Dengan pendekatan yang terencana dan komprehensif, BRI berharap dapat memberikan pengalaman layanan perbankan yang optimal bagi masyarakat di momen akhir tahun yang penuh keceriaan ini."

 

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini