NAWACITAPOST.COM - Lapas Kelas IIA Pancur Batu terus berupaya meningkatkan keterampilan WBP melalui pelatihan yang relevan dengan kebutuhan era digital.
Salah satu langkah konkret adalah pelaksanaan Pelatihan Kemandirian Literasi Digital, yang berlangsung pada 5 Desember 2024 di aula kegiatan kerja Lapas.
Pelatihan ini bertujuan, membekali WBP dengan pengetahuan dasar mengenai dunia digital, termasuk keterampilan menggunakan perangkat komputer, membuat dokumen digital, hingga memanfaatkan internet secara bijak, untuk keperluan pengembangan diri dan produktivitas.
Baca Juga: Satgas Yonif 323 Kostrad Beri Pelayanan Kesehatan Gratis untuk Masyarakat Pedalaman Papua
Kegiatan ini juga memberikan pemahaman tentang peluang kerja yang bisa diciptakan melalui media digital, seperti penulisan artikel, desain grafis, dan pemasaran digital.
Kepala Lapas Kelas IIA Pancur Batu, Nimrot Sihotang, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya literasi digital di era saat ini.
Kita hidup di zaman yang serba digital. Kami ingin WBP di sini tidak hanya sekadar menjalani masa hukuman, tetapi juga mempersiapkan diri untuk kehidupan yang lebih baik setelah bebas.
"Pelatihan ini adalah bagian dari upaya kami membentuk pribadi yang mandiri dan siap bersaing di masyarakat," ungkapnya.
Pelatihan ini melibatkan narasumber dari praktisi digital, Muhammad Yoga, Content Creator yang memberikan materi secara interaktif.
Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi, termasuk praktik langsung seperti membuat Konten sederhana dan berlatih komunikasi profesional.
Baca Juga: PDIP Menang Pilkada di 14 Provinsi dan 247 Kabupaten/Kota
Seorang WBP, HM, mengungkapkan rasa syukur dapat mengikuti pelatihan ini.
"Pelatihan ini membuka wawasan saya tentang cara kerja dunia digital. Saya jadi lebih percaya diri untuk memanfaatkan teknologi setelah keluar nanti," ujarnya.
Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian di Lapas Kelas IIA Pancur Batu, yang terus berkembang untuk menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif.