Minggu, 19 Juli 2026

Prabowo-Gibran Dilantik 20 Oktober, MPR Undang Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud  

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 17:26 WIB
Prabowo-Gibran (X)
Prabowo-Gibran (X)

 

NAWACITAPOST.COM - Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) RI, Ahmad Muzani, mengonfirmasi bahwa pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, yang dijadwalkan berlangsung pada 20 Oktober 2024.

Pada momen tersebut, akan dihadiri berbagai tokoh nasional serta tamu internasional. Di antara yang akan diundang, termasuk para calon presiden dan wakil presiden dari Pemilu 2024, yaitu Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

“Insya Allah, pelantikan nanti akan dihadiri sejumlah tokoh penting, termasuk para kandidat presiden dan wakil presiden dalam kontestasi Pilpres 2024,” kata Muzani, Rabu (9/10/2024).

Meskipun undangan kepada Anies-Muhaimin dan Ganjar-Mahfud telah direncanakan, MPR RI belum bisa memastikan kehadiran dua pasangan tersebut. Ahmad Muzani menjelaskan bahwa undangan resmi akan segera dikirimkan.

Baca Juga: Santri di Langkat Diduga Bakar Pengajar Ponpes Akibat Sakit Hati  

"Pimpinan MPR telah menyepakati bahwa kami akan mengundang mereka semua, dan undangan akan segera disampaikan," ujarnya.

Acara pelantikan ini akan berlangsung di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Jakarta, pada pukul 10.00 WIB. Muzani menyebutkan bahwa acara ini juga akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, yang akan turut memberikan legitimasi simbolis atas transisi kekuasaan yang berjalan sesuai amanat konstitusi.

Selain Jokowi dan Ma’ruf Amin, pelantikan ini akan dihadiri oleh sejumlah mantan presiden dan wakil presiden, serta para ketua umum partai politik. Kehadiran mereka menjadi penanda komitmen kebersamaan dan penghargaan terhadap proses demokrasi yang berjalan lancar.

Muzani berharap bahwa momen ini akan memperlihatkan wajah persatuan bangsa Indonesia, meskipun sebelumnya kontestasi politik berlangsung ketat. “Kita harus menunjukkan kepada dunia bahwa Indonesia adalah bangsa yang bersatu, rukun, dan tetap menjunjung tinggi martabat demokrasi, meskipun ada perbedaan selama Pilpres,” jelasnya.

Baca Juga: Daftar 10 Produk Herbal Berisiko Memicu Kerusakan Jantung dan Gagal Ginjal

Di samping tokoh nasional, Muzani juga mengungkapkan bahwa pelantikan ini akan menjadi kesempatan bagi Indonesia untuk memperkuat hubungan internasional, dengan mengundang sejumlah kepala negara dan kepala pemerintahan dari negara sahabat. Namun, ia belum merinci lebih lanjut mengenai daftar kepala negara yang akan hadir.

Menjelang pelantikan, Ahmad Muzani mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk berdoa agar prosesi pelantikan presiden dan wakil presiden terpilih dapat berjalan lancar dan damai. "Tunjukkan bahwa bangsa Indonesia adalah bangsa yang bersatu, bangsa yang rukun, bangsa yang terus menjunjung martabat demokrasi, meskipun dalam suasana perbedaan perasaan pilpres dan pada akhirnya kita satu untuk bangsa dan negara," tuturnya.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini