Kamis, 4 Juni 2026

’The 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) 2024 X WELLFEST 2024’ Siap Digelar di Jakarta

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Selasa, 30 Juli 2024 | 15:55 WIB
’The 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) 2024 X WELLFEST 2024’ Siap Digelar di Jakarta (Foto: Kemenparekraf)
’The 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) 2024 X WELLFEST 2024’ Siap Digelar di Jakarta (Foto: Kemenparekraf)

NAWACITAPOST.COM - Ajang The 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) 2024 X WELLFEST 2024, siap digelar pada Jumat, 2 Agustus 2024, di Pullman Hotel Central Park Jakarta, untuk mendukung pengembangan wisata kesehatan, sebagai bagian dari tujuan Surat Keputusan Bersama antara Kemenparekraf dan Kemenkes dalam mempromosikan wisata wellness Indonesia.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno dalam "The Weekly Brief With Sandi Uno" di Gedung Sapta Pesona, Jakarta Pusat, Senin (29/7/2024) mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan The 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) 2024 X WELLFEST 2024.

“Ini seru banget, karena kita mendorong wellness tourism, kita mendorong lebih banyak exchange information dan inisiatif,” kata Menparekraf Sandiaga.

Kolaborasi antar Kementerian/Lembaga (K/L) dalam 2nd IHTEF 2024 akan back to back dengan festival WELLFEST oleh BPOM pada 2-4 Agustus 2024.

Baca Juga: Pertemuan ke-10 Indonesia-Australia Ministerial Council Meeting on Law and Security (MCM), Indonesia dan Australia Bahas Tantangan Keamanan Kawasan

Menparekraf berharap the 2nd Indonesia Health Tourism Exchange Forum (IHTEF) 2024 X WELLFEST 2024 menjadi salah satu produk wisata kesehatan yang digemari oleh masyarakat.

“Dan tentunya ini akan membangun hubungan yang sinergis kaitannya dengan wellness tourism,” kata Sandiaga.

Deputi Bidang Produk Wisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu, menyampaikan bahwa The 2nd IHTEF 2024 akan mempertemukan 20 seller/provider dari industri wellness Indonesia dengan 40 buyer dari industri pariwisata.

“Kemenparekraf sebagai fungsi fasilitator, mari kita bersama-sama satukan industri kebugaran dengan tourism dalam forum B2B, sehingga terbentuk berbagai paket yang variatif, dan saya yakin ini transaksinya sangat besar,” kata Vinsensius.

Baca Juga: Mensos Risma Berkomitmen Tinggi Tangani Masalah Sosial

Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen Kesehatan, dan Kosmetik, BPOM, Mohamad Kashuri, menyampaikan bahwa hadirnya WELLFEST ini bertujuan untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dalam mendapatkan produk kesehatan yang telah diawasi oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

“Kita ketahui bersama bahwa saat ini terjadi perubahan gaya hidup dimana masyarakat tidak hanya mendapatkan kesehatan, kebugaran, tapi juga kaitannya kebutuhan untuk penampilan fisik. Nah kaitannya dalam mencukupi kebutuhan tersebut, tentu berhubungan dengan produk-produk yang diawasi oleh BPOM, antara lain obat bahan alam, kosmetik, dan suplemen kesehatan,” kata Kashuri.

Kashuri menyampaikan, event ini akan memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pemahaman wellness tourism beserta produk-produk di dalamnya.

“Dan tentunya akan meningkatkan literasi, memberikan peluang bagi para pelaku usaha yang notabennya sudah aman dikonsumsi ini bisa dikenal lebih luas oleh masyarakat dan tentunya ada daya saing yang akan meningkat di kegiatan ini,” kata Kashuri.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini