Kamis, 4 Juni 2026

Drama Cinta Terlarang: Berikut 5 Kisah Perselingkuhan Menantu dengan Mertua hingga Hamil

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Selasa, 16 Juli 2024 | 12:25 WIB
Ilustrasi mertua selingkuh dengan menantu.  (Pexels)
Ilustrasi mertua selingkuh dengan menantu. (Pexels)

NAWACITAPOST.COM - Drama cinta terlarang dalam keluarga kerap kali menjadi topik yang mengguncang dan menyita perhatian publik. Dari kisah perselingkuhan seorang menantu dengan ibu mertuanya di Surabaya yang terbongkar saat sang istri membersihkan rumah, hingga skandal menghebohkan di Kupang di mana seorang menantu mengubur bayinya yang baru lahir demi menutupi hubungan gelapnya.

Cerita-cerita ini menggambarkan betapa rumitnya jalinan cinta terlarang yang menghancurkan kepercayaan dan keharmonisan keluarga. Dari berbagai sudut Indonesia, kisah-kisah ini menunjukkan bahwa pelanggaran batasan moral dalam hubungan keluarga dapat membawa konsekuensi yang mendalam dan tragis.

Berikut adalah lima kasus mengejutkan yang menggambarkan bagaimana pelanggaran kepercayaan ini dapat menghancurkan keluarga.

1. September 2021

Di Surabaya, seorang suami bernama DN berselingkuh dengan ibu mertuanya, KN (58). SP, istri DN, yang setia selama ini, tidak menyangka bahwa suaminya melakukan tindakan tak terpuji ini. Kecurigaan SP dimulai saat ia menemukan pelumas di tempat tidur ibunya. Saat memeriksa lebih lanjut, SP memergoki DN dan ibunya sedang berhubungan badan. Penemuan ini menghancurkan hati SP yang selama ini selalu mematuhi suaminya.

Baca Juga: Pasar Properti Menggeliat, Ciputra Group Luncurkan Marketing Gallery Ciputra World Jakarta

2. September 2020

LD, seorang istri di Kampung Nggalang, Manggarai, Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), berselingkuh dengan mertuanya hingga hamil. Takut perselingkuhannya terungkap, LD tega mengubur bayinya yang baru lahir. Perbuatan LD terungkap setelah bidan setempat melaporkan kejadian ini kepada polisi.

Polisi yang datang ke lokasi segera melakukan penyelidikan dan mengungkap kebenaran. Saat kejadian, suami LD sedang berada di Kalimantan, jauh dari tempat kejadian.

3. Maret 2019

Di Desa Tanawaran, Kecamatan Waiblama, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), hubungan terlarang antara menantu dan mertua mengakibatkan kehamilan. RR, ibu mertua yang terlibat dalam hubungan ini, melahirkan bayi yang kemudian dibuang ke sungai beraliran deras.

Tindakan keji ini dilakukan RR karena takut hubungan gelapnya terbongkar. Namun, upaya menyembunyikan perbuatannya gagal setelah pihak kepolisian berhasil menangkapnya.

Baca Juga: OPINI: Pencegahan KDRT Melalui Pendampingan Stake Holder di Desa Dilem, Mojokerto

4. Maret 2017

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini