NAWACITAPOST.COM - Saham PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) dan PT Ciputra Development Tbk (CTRA) saat ini direkomendasikan untuk dibeli oleh NH Korindo Sekuritas Indonesia, dengan masing-masing emiten menunjukkan potensi keuntungan yang menarik.
Analis Axell Ebenhaezer menyoroti bahwa meskipun PWON mengalami penurunan laba bersih sebesar 35,9% yoy pada kuartal I-2024 akibat pelemahan rupiah, perusahaan tetap menunjukkan peningkatan pendapatan dan laba kotor.
Kinerja dan Prospek PWON
Pendapatan PWON pada kuartal I-2024 naik 10,5% menjadi Rp 1,53 triliun, dengan laba kotor yang juga naik 14% menjadi Rp 851,5 miliar. Margin laba kotor meningkat menjadi 55,6% dari sebelumnya 54%, menunjukkan efisiensi operasional yang baik.
Selain itu, PWON berhasil mencapai marketing sales sebesar Rp 385 miliar, meningkat 29% yoy berkat insentif pajak PPN DTP dari pemerintah. Pendapatan berulang yang berkontribusi 78% terhadap total pendapatan PWON pada kuartal I-2024 juga naik 10,8% menjadi Rp 1,2 triliun.
Baca Juga: Moeldoko Center Gelar Rakernas dan Rayakan Ulang Tahun ke-3 Pekan Depan
Dengan target harga Rp 530 per saham, potensi keuntungan PWON mencapai 41% dari harga saat ini Rp 376 per saham. Meskipun terdapat risiko suku bunga dan perubahan kebijakan pemerintah, prospek jangka panjang PWON tetap kuat.
Kinerja dan Prospek CTRA
Sementara itu, Ciputra Development (CTRA) juga menunjukkan performa yang baik dengan pendapatan kuartal I-2024 naik 8,7% menjadi Rp 2,32 triliun dan laba bersih naik 16,9% menjadi Rp 483 miliar. Meskipun marketing sales pada kuartal I-2024 sedikit turun 4% yoy menjadi Rp 3,32 triliun, angka tersebut masih melebihi ekspektasi.
Dengan target harga Rp 1.450 per saham, potensi keuntungan CTRA mencapai 26% dari harga saat ini Rp 1.150 per saham. Analis NH Korindo Sekuritas mempertimbangkan kemungkinan penurunan suku bunga dalam 12 bulan ke depan yang dapat meningkatkan kinerja sektor properti.
Baik PWON maupun CTRA menunjukkan potensi keuntungan yang signifikan meskipun menghadapi beberapa tantangan. PWON menawarkan potensi keuntungan hingga 41%, sementara CTRA menawarkan potensi keuntungan sebesar 26%. Kedua emiten properti ini layak dipertimbangkan bagi investor yang mencari peluang di sektor properti Indonesia.
Artikel Terkait
Kinerja Positif di Segmen UMKM, Analis Sarankan Beli Saham BBRI
7 Saham Properti dan Real Estate Terpopuler dan Tercatat di BEI
BSDE Tambah Kepemilikan Saham di PT Duta Pertiwi Tbk (DUTI) Senilai Rp69 Miliar
Kinerja Cemerlang, Direksi Borong Saham Bank BRI
Ciputra Bagikan Dividen Tunai Rp389 Miliar kepada Pemegang Saham