NAWACITAPOST.COM - Pada kuartal pertama tahun 2024, generasi muda, terutama milenial, telah menunjukkan dominasinya dalam pembelian properti di Indonesia. Hal ini terungkap dalam Pinhome Indonesia Residential Market Report 2023 & Outlook 2024.
CEO dan Co-founder Pinhome, Dayu Dara Permata, menyatakan bahwa pasar properti Indonesia menunjukkan ketahanan luar biasa yang didorong oleh permintaan dari pembeli rumah pertama dan milenial, khususnya untuk segmen rumah terjangkau. "Laporan terbaru kami menunjukkan 55 persen transaksi properti dilakukan oleh generasi milenial," ungkap Dara, dikutip Selasa (16/6/2024).
Ini menegaskan peran penting generasi muda dalam menggerakkan pasar properti di tengah berbagai dinamika, seperti pergeseran minat ke wilayah berkembang dan peningkatan permintaan sewa rumah akibat kenaikan suku bunga. Menurut laporan Pinhome, milenial cenderung memilih rumah dengan harga antara Rp 200 juta hingga Rp 600 juta, dengan tipe 36 sebagai yang paling diminati.
Lokasi favorit untuk pembelian rumah ini adalah di wilayah Bogor, Tangerang, dan Bekasi. Pemilihan lokasi ini mencerminkan preferensi milenial untuk menetap di area yang berkembang dan memiliki akses yang baik ke pusat kota.
Baca Juga: Kolaborasi ABB dan MASKEEI Percepat Pertumbuhan Efisiensi Energi
Dua faktor utama yang membentuk lanskap pasar properti pada kuartal pertama 2024 adalah Pemilu 2024 dan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP). Pemilu memicu sikap hati-hati di kalangan pembeli properti mewah, sementara minat terhadap rumah terjangkau tetap tinggi.
"Hal ini mencerminkan kebutuhan masyarakat akan hunian yang sesuai dengan kemampuan finansial mereka di tengah ketidakpastian politik dan ekonomi," jelas Dara.
Laporan Pinhome juga mencatat lonjakan minat terhadap wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN), yaitu Samarinda dan Balikpapan. Kedua wilayah ini menunjukkan peningkatan minat yang signifikan, dengan Samarinda mengalami peningkatan lebih dari 20 kali lipat dan Balikpapan empat kali lipat.
"Ini menunjukkan potensi pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut seiring dengan pembangunan IKN," tutur Dara.
Dengan demikian, generasi muda memiliki peran besar dalam menggerakkan pasar properti Indonesia pada kuartal pertama 2024. Mereka cenderung memilih rumah dengan harga terjangkau di wilayah-wilayah yang sedang berkembang.
Artikel Terkait
Ciputra Group Luncurkan UC Living, Investasi Properti dan Pendidikan yang Menjanjikan di Masa Depan
Perjalanan Inspiratif Suwardi: Dari Penjual Gorengan hingga Menjadi Juragan Properti
Ciputra Group Jadi Pelopor Properti Hijau dengan Sertifikasi Platinum
10 Perusahaan Properti Terbaik di Indonesia, Raih Banyak Penghargaan
Profil Hendro Gondokusumo, Dirut Intiland Development: Raja Properti Indonesia dengan Kekayaan Rp7,39 Triliun