Minggu, 19 Juli 2026

Menkum HAM, Wakil Ketua MPR dan Para Pengusaha Nasional Hadir di Nusantara Awards 2024

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Minggu, 19 Mei 2024 | 09:36 WIB
Sejumlah pejabat negara dan pengusaha nasional turut menghadiri gelaran Nusantara Awards 2024. (Istimewa)
Sejumlah pejabat negara dan pengusaha nasional turut menghadiri gelaran Nusantara Awards 2024. (Istimewa)

NAWACITAPOST.COM - Sejumlah pejabat negara dan pengusaha nasional hadir dalam acara pemberian penghargaan Nusantara Awards 2024. Acara yang digelar Media Nawacita Indonesia (MNI), pada Kamis (9/5/2024), ini Hotel Raffles di Jakarta Selatan ini menjadi panggung bagi penegasan kembali pentingnya melestarikan identitas budaya Nusantara.

Salah satu tokoh yang menyampaikan pesan mendalam adalah Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna H Laoly. Dalam sambutannya, Yasonna menekankan bahwa kehilangan identitas budaya sama artinya dengan kehilangan segalanya.

"Bangsa yang besar itu adalah bangsa yang menghargai budayanya di tengah arus informasi yang serba cepat," ujar Yasonna, mengingatkan kita semua akan ancaman globalisasi yang bisa mengikis nilai-nilai budaya lokal.

Yasonna juga mengungkapkan kebanggaannya terhadap warisan budaya kuliner Indonesia dengan mengutip buku Mustikarasa karya Presiden pertama RI Soekarno. Buku yang diterbitkan pada tahun 1967 ini memuat 1.600 resep masakan dari Sabang sampai Merauke, sebuah upaya konkret dari Bung Karno untuk mendokumentasikan dan melestarikan kekayaan kuliner Nusantara.

Baca Juga: Senior Director Ciputra Group Agussurja Hadiri Nusantara Awards 2024 di Hotel Raffles

Senada dengan Yasonna, Wakil Ketua MPR RI Ahmad Basarah juga menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Nusantara Awards. Menurutnya, mempertahankan budaya asli Indonesia harus dilakukan dengan cara-cara elegan dan berkelanjutan. Basarah menyuarakan keprihatinannya terhadap generasi muda yang mulai melupakan budaya Nusantara, mengingatkan bahwa sebuah bangsa yang kehilangan kepribadian akan terombang-ambing di tengah arus global.

"Pancasila adalah puncak kebudayaan Indonesia," tegas Basarah, seraya menambahkan bahwa paham-paham dari Barat dan Timur yang tidak sesuai dengan nilai-nilai Pancasila bisa menjadi ancaman jika tidak diantisipasi dengan baik.

"Tugas kita adalah memastikan kita tidak terombang-ambing oleh benturan budaya," tambahnya.

Acara ini juga dihadiri oleh sejumlah pengusaha terkemuka yang menunjukkan komitmen mereka terhadap pelestarian budaya. Di antara mereka adalah Managing Director Ciputra Group Budiarsa Sastrawinata dan Senior Director Ciputra Group Agussurja Widjaja. Hadir juga Nanda Widya, Direktur Utama Grand Diara Hotel dan Komisaris Metropolitan Land, serta Presiden Direktur Metland Anhar Sudradjat dan Ketua Umum Real Estat Indonesia (REI) periode 2019-2022 Totok Lusida.

Baca Juga: MNI Sukses Gelar Nusantara Awards 2024, Fizly Ciputri: Berterimakasih Kepada Semua Sponsorship

Turut hadir pula Andre Simandjaja selaku Business & Strategy Director at PT Alam Sutera Realty Tbk, Tasya Widya Krisnadi selaku Direktur Pendopo dari Kawan Lama Group. Selain itu ada pengusaha lain, seperti perwakilan dari PT Meccaya dan Apical Group

Kehadiran para pengusaha ini menunjukkan bahwa dunia bisnis juga memiliki peran penting dalam melestarikan budaya Nusantara. Mereka tidak hanya berperan dalam pembangunan ekonomi, tetapi juga dalam menjaga identitas dan warisan budaya bangsa.

Di tengah arus globalisasi dan perubahan zaman, melestarikan identitas budaya adalah sebuah tanggung jawab bersama. Dengan kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan dunia usaha, maka dapat dipastikan bahwa warisan budaya Nusantara tetap hidup dan dihargai oleh generasi mendatang.

Selain itu, semua para pejabat negara dan pengusaha ini memiliki semangat dan tekad yang sama untuk menguatkan, melestarikan dan mempromosikan budaya Nusantara agar warisan budaya Nusantara bia menjadi pedoman dalam kehidupan generasi muda Indonesia ke depan. Mereka juga menyambut baik ide dan inisiatif Media Nawacita Indonesia untuk melaksanakan Nusantara Awards ini sebagai karya strategis di tengah-tengah bangsa dan negara.

Halaman:

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini