Kamis, 4 Juni 2026

PDIP Ungkap Hasil Audit Forensik Sirekap KPU, Perolehan Suara Ganjar-Mahfud Capai 33 Persen

Photo Author
Ahmad, Nawacita Post
- Senin, 18 Maret 2024 | 15:29 WIB
Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto.  (X)
Sekjen) DPP PDIP, Hasto Kristiyanto. (X)

NAWACITAPOST.COM - Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengklaim bahwa pakar teknologi informasi (IT) internal PDIP telah mengaudit forensik Sirekap milik KPU. Hasil audit tersebut menunjukkan bahwa perolehan suara pasangan Ganjar Pranowo-Mahfud MD mencapai 33 persen, bukan 16 persen seperti yang tercatat di Sirekap.

Menurut Hasto, audit forensik terhadap Sirekap dilakukan pada 16 Februari 2024, hanya 2 hari setelah pemungutan suara pada 14 Februari 2024. Hasil audit mengungkap adanya Json Script yang dipasang di Sirekap untuk mengunci perolehan suara Ganjar-Mahfud di angka 16 persen.

"Dari hasil temuan audit forensik kami atas Sirekap KPU, ternyata dipasang Json Script yang mengunci perolehan suara Ganjar-Mahfud. Ketika ahli IT ini melakukan normalisasi terhadap Json Script pada tanggal 16 Februari jam 2 pagi, perolehan Ganjar-Mahfud adalah 33 persen dan Prabowo-Gibran 43 persen," ujar Hasto dalam keterangan tertulisnya, dikutip Senin (18/3/2024).

Baca Juga: Akademisi Sebut Prabowo-Gibran Tidak Miliki Legitimasi Etik dan Moral

Berdasarkan hasil audit forensik, Hasto menyimpulkan bahwa Pemilu 2024 seharusnya berlangsung dalam 2 putaran karena tidak ada paslon yang mencapai suara di atas 51 persen. PDIP juga telah mengumpulkan bukti-bukti kecurangan untuk mendongkrak perolehan suara paslon 2, termasuk penggelembungan suara Partai Solidaritas Indonesia (PSI).

"Enggak ada logikanya satu putaran baik berdasarkan hasil pergerakan terutama setelah debat calon presiden dan calon wakil presiden yang memberikan preferensi terhadap Ganjar-Mahfud," kata Hasto.

Pakar IT PDIP juga menemukan bahwa formulir C1 dapat dimanipulasi dengan menggunakan algoritma tertentu. Hal ini memperkuat dugaan bahwa Pemilu kali ini sudah dirancang hasilnya.

Baca Juga: Saiful Huda EmS: Jokowi Tak Sehebat Mesin Politik PDIP, Ini Alasannya!

Hasto juga menyinggung hasil survei Muhammad Qodari pada 5 Januari 2024 yang menyebut perolehan suara Ganjar-Mahfud hanya 17 persen, sementara hasil audit forensik menunjukkan angka 33 persen.

Dengan temuan ini, PDIP semakin yakin terhadap manipulasi Sirekap yang menimbulkan anomali dalam perolehan suara. Hasil audit forensik ini juga diharapkan dapat menjadi bukti yang kuat dalam mengungkap kecurangan dalam Pemilu 2024.

Editor: Ahmad

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini