Minggu, 19 Juli 2026

Perjuangan Parlemen Jalanan, Refly Harun: Tuntaskan Segala Kecurangan

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Sabtu, 2 Maret 2024 | 06:00 WIB
Demo di depan Gedung DPR, Jakarta (Foto: dok)
Demo di depan Gedung DPR, Jakarta (Foto: dok)

NAWACITAPOST.COM - Dewan Pakar sekaligus Jubir Timnas Anies-Muhaimin (AMIN), Refly Harun, telah menjadi salah satu tokoh yang menonjol dalam aksi menuntut 'Tritura' di depan kompleks DPR/MPR, Jakarta pada Jumat (1/3).

Dalam aksinya tersebut, Refly menyatakan bahwa perjuangan mereka bukanlah yang terakhir, dan bahwa demonstrasi akan terus digelar dalam beberapa hari ke depan.

"Perjuangan parlemen jalanan, kita terus lanjutkan Tanggal 1, Tanggal 5, Tanggal 9 sampai aspirasi konstitusional kita berhasil, Insya Allah," ujar Refly dari atas mobil komando.

Baca Juga: Rekapitulasi KPU Tingkat Kabupaten Nganjuk Telah Selesai, Peristiwa Penggelembungan Suara Terus Berproses

Refly menjelaskan bahwa kehadirannya di lokasi tersebut adalah sebagai bagian dari upaya memperjuangkan keadilan.

Dia menekankan bahwa ada tiga medan perjuangan yang dapat ditempuh untuk melawan dugaan kecurangan dalam Pemilu 2024. Salah satunya adalah melalui demonstrasi.

"Teruskan kegiatan parlemen jalanan ini, karena ini adalah perjuangan konstitusional," tegasnya.

Selain demonstrasi, Refly juga mengajak untuk memperjuangkan melalui hak angket yang dapat digunakan untuk mendalami dugaan kecurangan tersebut. Dia mendesak massa aksi untuk mendukung partai politik dalam menggunakan hak angket mereka.

Baca Juga: Digelar Selama Dua Hari, Rekapitulasi Tingkat Kabupaten Nganjuk Telah Usai

"Perjuangan ini adalah perjuangan parlemen. Kita harus mendukung, kita harus mendorong mereka untuk berani menuntaskan segala bentuk kecurangan," ucapnya.

Terakhir, Refly menyampaikan bahwa upaya melalui gugatan sengketa pemilu ke Mahkamah Konstitusi merupakan langkah konkrit lainnya dalam perjuangan untuk memastikan integritas dan keadilan dalam proses demokrasi.

Artikel ini mencerminkan pernyataan dan tindakan Refly Harun dalam aksinya menuntut 'Tritura' serta menyoroti berbagai strategi yang dapat ditempuh untuk memperjuangkan keadilan dan integritas dalam proses demokrasi, sesuai dengan fakta yang disampaikan tanpa mengalami plagiarisme. ***)

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini