NAWACITAPOST.COM - Dalam rangka meningkatkan pembinaan kepribadian dan penguatan nilai spiritual, Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIB Muara Teweh kembali melaksanakan kegiatan Ibadah Minggu bagi warga binaan beragama Kristen di Gereja Lapas Muara Teweh. Minggu, 29 Maret 2026.
Kegiatan ibadah berlangsung dengan khidmat, tertib, dan penuh suasana damai. Warga binaan mengikuti rangkaian ibadah mulai dari pujian dan penyembahan, doa bersama, hingga penyampaian firman Tuhan yang memberikan motivasi serta penguatan iman dalam menjalani masa pembinaan.
Pelaksanaan ibadah rutin ini menjadi bagian penting dari program pembinaan kerohanian yang secara konsisten diberikan kepada warga binaan, sebagai upaya membentuk pribadi yang lebih baik, meningkatkan kesadaran moral, serta menumbuhkan harapan untuk menjalani kehidupan yang lebih positif di masa depan.
Baca Juga: Viral! Karyawan Ekspedisi di Makassar Diduga Selingkuh, Kantor Jadi Tempat Memadu Kasih
Kepala Lapas Muara Teweh, Halasson Sinaga, menyampaikan bahwa pemenuhan hak beribadah merupakan komitmen Lapas dalam menjamin kebebasan beragama sekaligus mendukung proses pembinaan yang humanis.
“Ibadah merupakan sarana refleksi diri dan penguatan spiritual bagi warga binaan. Melalui pembinaan keagamaan yang berkelanjutan, kami berharap warga binaan dapat memperbaiki diri, meningkatkan kualitas iman, serta siap kembali ke masyarakat dengan pribadi yang lebih baik,” ujar Halasson Sinaga.
Kegiatan ibadah juga dilaksanakan dengan pengawasan petugas secara humanis guna memastikan keamanan, ketertiban, serta kenyamanan seluruh peserta ibadah.
Baca Juga: Polresta Sidoarjo Ikut Giat Gereja Oikumene Bersama Untuk Pembinaan Mental Dan Spiritual
Melalui kegiatan pembinaan kerohanian ini, Lapas Muara Teweh terus berkomitmen menghadirkan layanan pemasyarakatan yang menghormati hak asasi manusia serta mendukung proses reintegrasi sosial warga binaan melalui pendekatan spiritual, moral, dan kemanusiaan.
(Humas Lapas Muara Teweh)