NAWACITAPOST.COM - Rutan Kelas IIB Rantau melaksanakan kegiatan panen ketahanan pangan bulan Februari berupa sawi dan pakcoy di lahan SAE (Sarana Asimilasi dan Edukasi) terbatas, Sabtu (07/02).
Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, serta diikuti oleh pejabat struktural dan staf. Dari hasil panen tersebut, berhasil diperoleh 10 kilogram sayuran segar yang siap dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan internal.
Meski dengan keterbatasan lahan, program ketahanan pangan di Rutan Rantau terus menunjukkan hasil yang positif. Sawi dan pakcoy yang ditanam secara terencana dan dirawat secara konsisten tumbuh dengan baik, mencerminkan komitmen jajaran dalam mengoptimalkan sarana yang ada.
Baca Juga: Jelang Ramadhan, DPRD Surabaya Desak Pemkot Turun ke Pasar dan Perketat Pengawasan
Kegiatan ini juga menjadi bagian dari pembinaan kemandirian yang berkelanjutan, sekaligus mendukung penguatan program ketahanan pangan nasional.
Kepala Rutan Rantau, Renaldi Hutagalung, menyampaikan bahwa kegiatan ini bukan sekadar panen, tetapi juga bagian dari implementasi program strategis pemasyarakatan.
“Panen ini menjadi bukti bahwa dengan semangat kebersamaan dan pengelolaan yang baik, lahan terbatas pun bisa produktif. Program ketahanan pangan ini sejalan dengan upaya mendukung 15 Program Aksi Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian dan peningkatan kualitas layanan pemasyarakatan,” ujar Renaldi.
Kasubsi Pelayanan Tahanan, Warliani, menambahkan bahwa kegiatan ini juga memiliki nilai pembinaan yang kuat.
“Melalui program ketahanan pangan, kita menanamkan nilai disiplin, tanggung jawab, serta keterampilan yang bermanfaat. Ini mendukung peningkatan kualitas pembinaan, pemberdayaan sumber daya, serta menciptakan lingkungan pemasyarakatan yang produktif dan berdaya guna,” ungkapnya.
(Humas Rutan Rantau)