Kamis, 4 Juni 2026

Menko PMK Tinjau Progres Penataan Kawasan Medan Belawan Bahari untuk Percepat Pengurangan Kemiskinan Ekstrem

Photo Author
Tantitamara, Nawacita Post
- Minggu, 18 Februari 2024 | 08:59 WIB
Menko PMK, Muhadjir Effendy melakukan peninjauan penataan Kawasan Medan Belawan Bahari (Dok. Kemenko PMK )
Menko PMK, Muhadjir Effendy melakukan peninjauan penataan Kawasan Medan Belawan Bahari (Dok. Kemenko PMK )

NAWACITAPOST.COM - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy melakukan peninjauan penataan Kawasan Medan Belawan Bahari, Kota Medan, Sumatera Utara, pada Sabtu (17/02/2024).

"Mudah-mudahan dalam waktu yang tidak lama kawasan ini bisa menjadi daerah yang nyaman, sehat, dan menginspirasi bagaimana pemerintah menyelesaikan kemiskinan ekstrem terutama di wilayah-wilayah kumuh," ujar Menko PMK,  Muhadjir Effendy. 

Belawan Bahari merupakan kawasan miskin ekstrem yang ada di Kota Medan. Kawasan ini merupakan wilayah yang sering kali terendam banjir rob saat air laut pasang.

Baca Juga: Tinjau Venue PON XXI Aceh-Sumut 2024, Menko PMK Harapkan Sumut Sport Center Akan Lahirkan Atlet Kelas Internasional

Kemudian, Kawasan Belawan Bahari juga memiliki permasalahan lingkungan yang cukup buruk seperti banyaknya sampah, kurangnya drainase, air bersih dan banyak rumah tidak layak huni

"Ini Kampung Belawan merupakan wilayah Kota Medan yang memang menjadi salah satu program penanganan daerah kumuh kemiskinan ekstrem dengan pendekatan lingkungan yang merupakan salah satu program prioritas pemerintah," ujar Menko Muhadjir.

Pemerintah melalui Kementerian PUPR bersama berbagai instansi terkait melakukan penataan ulang kawasan Belawan Bahari dengan menggunakan roadmap pembangunan menyeluruh dan jangka panjang.

Baca Juga: Menko PMK Sebut Mahasiswa PLS Punya Peran Besar Sukseskan Indonesia Emas 2045

Upaya telah dilakukan oleh Kementerian PUPR, yaitu dengan melakukan pengerjaan saluran drainase, normalisasi saluran pipa, konstruksi air bersih dengan reservois glass steel, pembangunan jalan lingkungan, ruang terbuka publik, lokasi penjemuran ikan, termasuk juga pembangunan rumah tidak layak huni yang ambles terkena rob.

Selain itu, Kementerian PUPR juga berencana membangun rumah susun untuk menjadi kawasan rumah layak huni untuk warga Kawasan Belawan Bahari. Kemudian, untuk penanganan banjir rob, juga dibangun 7 pintu air yang akan mengalirkan air rob supaya tidak menggenangi pemukiman warga.

"Dari pemaparan pihak Kementerian PUPR, pembangunan kawasan Belawan Bahari ini masih sekitar 30 persen, dan masih perlu waktu. Tapi InsyaAllah 2024 ini akan kita tuntaskan," ucap Menko PMK.

Baca Juga: Kunjungi Berau, Menko PMK Pantau Penyaluran Bantuan Pangan dan dorong Penuntasan Kemiskinan Ekstrem hingga Stunting

Muhadjir juga berharap dengan adanya penataan pembangunan Kawasan Belawan Bahari dapat mengentaskan kemiskinan ekstrem yang ada di Sumatera Utara.

Menurutnya, selain dengan skema mengurangi beban pengeluaran, peningkatan pendapatan, pembangunan wilayah ekosistem pesisir juga menjadi cara untuk menangani kemiskinan ekstrem.

Halaman:

Editor: Tantitamara

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini