Kamis, 4 Juni 2026

Penampilan Prabowo Subianto dalam Debat Terakhir Pilpres: Menurut Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo Gibran, Nusron Wahid

Photo Author
Ade Nawacita, Nawacita Post
- Senin, 5 Februari 2024 | 21:53 WIB
Nusron Wahid sebut Prabowo dalam pernyataan penutup debat menunjukkan sikap kenegarawanan. (Sumber: dok)
Nusron Wahid sebut Prabowo dalam pernyataan penutup debat menunjukkan sikap kenegarawanan. (Sumber: dok)

NAWACITAPOST.COM - Pada debat terakhir Pemilihan Presiden (Pilpres), Capres Prabowo Subianto berhasil menarik perhatian dan memenangkan hati masyarakat Indonesia, menurut penilaian Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo, Nusron Wahid.

Menurut Nusron, Prabowo tampil dengan sikap negarawan, solutif, dan konkrit yang membuatnya lebih disukai oleh rakyat.

"Saya yakin dari debat malam ini, rakyat Indonesia lebih banyak menyukai Pak Prabowo. Beliau bicara dengan sederhana, konkrit, solutif, dan tidak bertele-tele," ungkap Nusron dalam keterangan pasca debat pada Minggu (4/2/2024).

Baca Juga: Lapas Samarinda Hadiri Sosialisasi Konversi Predikat Kinerja kedalam Angka Kredit Jabatan Fungsional

Nusron menambahkan bahwa penampilan Prabowo dalam pernyataan penutup debat menunjukkan sikap kenegarawanan sejati.

Prabowo meminta maaf dan menunjukkan penghargaan terhadap pasangan calon lain, yang dianggap oleh Nusron sebagai aspek yang akan didengar oleh hati rakyat Indonesia.

"Dalam pernyataan penutup beliau bicara dengan tulus dari hati dan memperlihatkan sisi kenegarawanan sejati. Beliau meminta maaf dan menunjukkan sikap menghargai pasangan calon lain. Ini yang akan didengar oleh hati rakyat Indonesia," lanjutnya.

Baca Juga: Akai Relawan Prabowo - Gibran Demo Pemkab Sampang tak Kantongi Ijin

Nusron Wahid juga menilai bahwa secara umum, debat pilpres kelima ini berlangsung dengan sangat baik.

Ia menyatakan bahwa tidak ada serangan personal atau pembunuhan karakter, dan semua berjalan dengan lancar.

Lebih lanjut, menurutnya, hal ini memberikan pelajaran politik bahwa debat politik seharusnya tidak untuk perpecahan.

Baca Juga: Gotong Royong PDIP dan Warga Sukolilo-Tenggilis: Ribuan Saksi Disiapkan, Amankan Suara Ganjar-Mahfud

"Debatnya baik, semua baik. Tidak ada serangan personal, atau pembunuhan karakter. Tidak ada hal-hal yang kita sesalkan di debat-debat yang lalu. Ini memberikan pelajaran politik kepada kita semua kedepan, bahwa debat politik bukan untuk perpecahan," kata Nusron.

Ketika ditanya tentang siapa yang menjadi pemenang debat, Nusron Wahid berpendapat bahwa pertanyaan tersebut sebaiknya diajukan kepada rakyat Indonesia.

Halaman:

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini