“Ekspedisi reformasi birokrasi tematik berdampak dalam rangka melayani masyarakat,” jelasnya.
Dipaparkan, dalam ekspedisi reformasi birokrasi tematik berdampak di Kabupaten Pandeglang, bantuan sosial yang disalurkan berupa: Bantuan kursi roda bagi disabilitas sebanyak 81 unit se-Provinsi Banten, untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 10 unit; Bantuan tongkat ketiak bagi disabilitas sebanyak 80 pasang se-Provinsi Banten, untuk Kabupaten Pandeglang 10 pasang; Bantuan kaki palsu bagi disabilitas sebanyak 30 buah se-Provinsi Banten; Bantuan tongkat kaki tiga bagi lanjut usia Se-Provinsi Banten sebanyak 200 buah se-Provinsi Banten, untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 25 buah; Bantuan jaminan sosial keluarga dalam rangka penanganan kemiskinan ekstrem se Provinsi Banten 65.500 Penerima, untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 13.742 Penerima masing-masing Rp. 500.000; Bantuan permakanan susu dan telur se-Provinsi Banten 12.000 penerima mendapatkan 6 Kg
telur dan susu UHT ukuran 125ml sebanyak 90 buah; Bantuan usaha ekonomi produktif (UEP) se-Provinsi Banten 740 penerima untuk Kab.Pandeglang 150 penerima masing-masing Rp. 2.500.000; Bantuan alat bantu dengar bagi disabilitas sebanyak 39 pasang se Provinsi Banten, untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 5 pasang; Bantuan beras untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 3.550 KPM masing-masing 10 Kg; Bantuan makanan bernutrisi untuk anak Stunting sebanyak 425 paket se-Provinsi Banten, untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 55 paket, jenis bantuan yang diberikan berupa beras fortifikasi: telur, Susu UHT, Kacang hijau, biskuit regal, gula aren dan minyak goreng; Bantuan pemberdayaan ekonomi perempuan untuk anak perempuan kepala keluarga dan orang tua anak stunting, jenis bantuan yang diberikan Oven dan Loyang sebanyak 2.200 penerima se-Provinsi Banten untuk Kabupaten Pandeglang 445 penerima; Bantuan chopper sebanyak 385 penerima se-Provinsi Banten untuk Kabupaten Pandeglang 35 penerima; Bantuan natura untuk perempuan dan anak penyintas kekerasan sebanyak 100 orang berupa beras, kacang hijau, sarden, teh celup, susu, minyak goreng dan tepung terigu; Bantuan benih padi untuk 2 Ha, sebanyak 50 Kg, dan sarana produksi pupuk organic dan pupuk hayati cair penerima Poktan Bantar Jaya II; Bantuan benih bawang merah 250 Kg, Insektisida Karbofuran 3 G masing-masing 5 Kg, Mulsa Plastik Hitam Perak 4 Roll, Pupuk Organik Granule @250 Kg, NPK 16 masing-masing 100 Kg, TSP/SP36 masing-masing 25 Kg, KCI masing-masing 25 Kg, Penerima Gapoktan Subur Makmur; Bantuan ikan konsumsi sebanyak 100 bag masing-masing 1 Kg; Bantuan listrik Desa 2.500 Rumah Tangga Sasaran se-Provinsi Banten, untuk Kabupaten Pandeglang 53 Rumah Tangga Sasaran; Bantuan BPJS Peserta Bukan Penerima upah yang dibiayai oleh Provinsi Banten untuk Kabupaten Pandeglang sebanyak 107.016 jiwa; Bantuan Keuangan kepada Pemerintah Desa untuk Kabupaten Pandeglang 326 Desa; serta Penyerahan Sertifikat Hak Atas Kekayaan Intelektual (HAKI) bagi UMKM di Kabupaten Pandeglang sebanyak 17.(**)