Kamis, 4 Juni 2026

Begini Makna Dan Tujuan Rumah Tahfidz Khairunnas Didirikan Edy Narat Nasution Gubernur Riau

Photo Author
Fahrin Waruwu, Nawacita Post
- Minggu, 28 Januari 2024 | 11:05 WIB
Foto Gubernur Riau (Gubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution Pendiri Rumah Tahfidz Khairunnas di salah satu acara  (NAWACITAPOST.COM)
Foto Gubernur Riau (Gubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution Pendiri Rumah Tahfidz Khairunnas di salah satu acara (NAWACITAPOST.COM)
 
 
NAWACITAPOST COM - Gubernur Riau (Gubri), Brigjen TNI (purn) Edy Natar Nasution mendirikan rumah tahfidz dilahan pribadinya di Kota Pekanbaru
 
Gubernur Riau Edy Natar Nasution beri nama Rumah Tahfidz Khairunnas
 
Gubernur Riau Edy Natar Nasution putra Desa Rokan Hulu mendirikan Rumah Tahfidz Khairunnas memiliki makna khusus. 
 
Orang nomor satu di Riau itu jelaskan, pemberian nama Khairunnas memiliki makna khusus sebagai penghormatan kepada mendiang ibu dan ayahnya, Khairani dan Natar Nasution. Lokasinya berada di Tenayan Raya, Pekanbaru.
 
Ia menjelaskan, bahwa nama tersebut bukan hanya mencerminkan harapan untuk menciptakan manusia terbaik, tetapi juga sebagai bentuk pengabdian kepada kedua orangtuanya.
 
"Khairunnas ini pun selain memiliki arti manusia terbaik, itu adalah singkatan dari nama mendiang ibu dan nama mendiang ayah saya, Khairani dan Natar Nasution, jadi makanya diberikan namanya Khairunnas, itulah bentuk pengabdian yang saya ingin lakukan untuk kedua orangtua saya nantinya," kata Gubri Edy saat GSSB di Pekanbaru, Ahad (27/1) dilansir Media Center Riau.
 
 
 
Mantan Danrem 031/WB itu jelaskan, rumah tahfidz tersebut setiap tahunnya akan menerima 7 siswa, dengan total hanya untuk 20 orang anak tamatan Sekolah Menengah Pertama (SMP). Fasilitas yang disediakan untuk siswa dan guru juga lengkap mulai dari tempat tidur, meja belajar, lemari dan dapur juga dipersiapkan agar siswa merasa nyaman dalam menuntut ilmu.
 
Selain itu, sebut Gubri, setiap siswa yang masuk akan diseleksi dengan ketat. Untuk tenaga pendidik, ia telah berkomunikasi dengan ustaz Mustafa Umar selaku Ketua Majelis Quran Riau (Maqari) untuk mencarikan guru terbaik.
 
"Saya akan seleksi dengan ketat, bagaimana fisik, jasmani, kesehatan, akademis dan psikologisnya. Selain itu, mereka yang ingin masuk minimal sudah memiliki hapalan 10 juz. Hal itu dilakukan agar mendapatkan bibit-bibit terbaik," ucapnya.
 
 
Kemudian disampaikan, bahwa 7 orang siswa yang terpilih tersebut tentunya tercatat sebagai peserta didik tingkat SMA. Mereka yang terpilih akan tinggal di rumah yang telah disiapkan, kemudian pergi sekolah akan diantar dan pulang akan dijemput.
 
"Pulang dari sekolah jadi kegiatan siswa yang belajar disini akan dididik fokus ke arah menghafal Alquran," terangnya.
 
Kemudian, untuk menjaga kesehatan fisik atau pembinaan jasmani, Gubri Edy juga bekerja sama dengan Korem untuk melatih agar badan tetap bugar dan sehat seperti lari dan senam.
 
"Harapannya ketika sudah 3 tahun berjalan, mereka siap tes Akademi Militer 3 orang, Angkatan Laut 2 orang, dan Angkatan Udara 2 orang," tutupnya. 
 
Sumber Media Center Riau 

Editor: Ade Nawacita

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini